Jumat, 30 Desember 2011

Semu

Bagaimanapun, tidak ada manusia yang terus menerus hidup dalam gelungan kepura-puraan. Dan aku tau bahwa aku sama dengan jiwa setiap insang yang kian lama terlihat merayap di bumi ini.15 tahun bukan waktu yang sebentar dalam perjalanan hidup, sudah cukup lama, bagiku. Dan sudah banyak kebahagiaan yang aku temui dan miliki. Ada yang sudah saatnya berhenti, ada yang masih berlanjut dan bahkan ada yang tetap tinggal walau kebahagiaan itu tidak punya alasan lagi. Allah mengujiku di awal tahun 2011 yang dalam hitungan jam akan berganti dengan 2012. Tepat di hari ulang tahunku yang ke 15, Ia mengenalkanku pada seseorang yang aku gagal melewati ujianNya. Ujian yang cukup singkat mengingat hanya 4 bulan aku di berikan kesempatan untuk merasakan bahagia di awal tahun. Sampai aku merasa bahwa itu hanya kebahagiaan semu yang aku yakin itu hanya sebentar. Dan di sinilah aku gagal dalam ujianku. Aku merasa di uji untuk merasa bersyukur atas apa yang ia sempat titipkan padaku. Namun, rasa ingin lebih yang terkubur jauh di dalah diri setiap insang memang bisa hadir kapan saja. Dan kemudian aku gagal pada ujianku yang pertama.
Dan aku duduk di tepi laut sekarang, ditemani angin laut yang menusuk punggung hingga masuk ke tulang, bersama bintang-bintang dan bulan sabit yang memberikan cahaya terang malam ini. Aku tau, rasa ingin lebih itu bukanlah akhir dari kegagalanku. Namun awal mula ujianku yang kedua. Namun ternyata karma memang ada, pembaca. Allah memberikanku banyak sekali kesempatan di tahun ini, rasanya kebahagiaan benar-benar mengelilingiku sekalipun harus tertusuk depan belakang. Dan ternyata, aku mendapatkan karmaku dan mendapatkan kegagalanku yang ke dua. Aku sudah letih dan aku tau aku takkan mampu mendaki gunung kilimanjaro sendirian, namun masih ada asa di hatiku yang menguatkanku bahwa "tak ada yang bisa membantumu, kecuali dirimu sendiri," bisik hatiku.

Ditengah kegagalan dan karmaku, aku menemukan setitik kebahagiaan yang belum pernah aku rasakan sebelumnya, di karenakan orang asing. Bahkan, tadinya aku sempat tidak berniat akan berteman dengan mereka. Namun sekarang, hatiku menyebut mereka sahabat. 

For the way you change my plans...
For being the perfect distraction...
For the way you took the idea that i have,
Of everything that i wanted to have.
and made me see, there was something missing...


Entah bagaimana, aku merasa menemukan semangat baru, jalan kebahagiaan yang berbeda. Entahlah bagaimana semua sampai berjalan sangat lancar. Mereka membuatku lebih bersemangat ketika mereka di dekatku. Membuatku merubah jalan hidupku. Tapi bukan berarti persahabatan kami semulus arena balapan mobil, cukup banyak yang menggunjing kami di belakang, bahkan beberapa menunjukkannya langsung di depan kami. Aku sangat bersyukur dengan hantaman batu-batu yang tidak bisa di bilang kecil itu, malah mempererat persahabatan kami.

Beberapa bulan berlalu, aku tau Allah menguji kami. Namun sayangnya, beberapa ujianNya memang lebih berat dari yang sebelum-sebelumnya. Bahkan rasanya garis yang memisahkan kami semakin membentang dan jemari-jemari tidak lagi mampu meraih jemari lainnya. Dan aku mulai sadar, ada yang hilang dari hidupku.

For the rare and unexpected friend
At the same time, something i dont wanna lose.
My accidental happily (ever after) 
undeniably happier


Dan malam ini, aku memejamkan kelopak mataku. AKu nyaris kehilangan salah satu dari mereka. Entah bagaimana ini bisa terjadi, dan aku juga tidak tau apakah masih bisa semuanya kembali seperti dahulu? Aku tidak berniat sama sekali untuk kehilangan mereka. Karena mereka adalah kawanku yang paling berbeda dari kawanku yang lainnya. Mereka membuat kebahagiaan muncul tanpa di rencanakan. Dan aku tidak akan pernah bisa menolak kebahagiaan yang mereka berikan.
Terpikir sejenak, selemah itukah kami? Lalu, apa arti dari semua yang sudah kita lalui bersama? Dimana aku bisa menemukan kawan seperti kalian? -Littlefoot, on The land Before Time-

Minggu, 25 Desember 2011

Alasan

Mulai kucoret tinta hitam yang keluar menelusup pintu kecilnya. Tak sadar bahwa tinta itu telah mengukirkan nama seseorang yang cukup lama hadir dalam hidupku.
Sekarang aku tau dari mata kata-kata indah tersuratkan miring dengan arti yang rumit, yang terucap olehku.
Sekarang aku tau dari mana kedewasaan sebuah kalimat sederhana menjadi begitu terlihat.
Sekarang aku tau bagaimana seorang petani menjadi astronaut dalam waktu singkat.
Sekarang aku tau alasan orang tuli dan buta bisa merasakan indahnya dunia.
Sekarang aku tau alasan mengapa setiap kata-kata yang ku keluarkan belakangan ini berarti hambar dan cukup tersirat.
Sekarang aku tau alasan mengapa menelan waktu menjadi sepahit ini.
Sekarang aku tau, kasih sayanglah alasannya. O:)

Rabu, 21 Desember 2011

Every Songs That You Shared

what the time, what were the reason, where did we meet firstly, what did topic that we talk about, what ever, it's not really important. More important things that what we had had shared to each other. Yes, that called caring. I wanna publishing what songs we had had shared. I still remember you introduced your favorite band. And the first song that you told me was 'Welcome To My Life' which exactly with our condition. Yeah, you told me that song when firstly we were closer than before. The second song that you told me were 3 japanese songs which tittled 'Sheishun Kyousokyoku, Hero's come back and Back On' The third song that you told me was 'Jet Lag' and i love that song so much because of the reff. The Third song was 'Can't Keep My Hands Off you'. I still remember it was the first time you told a song expressively and like you said that song including Simple Plan's album which tittled "GET YOUR HEART ON!" The fourth song was 'Loser Of The Year'. You were so like that song until you said 'this song must be in my playlist :D' . The Fifth were 'Astronaut and Anywhere Else But Here' . The sixth song was 'I Love The Way You Lie' which in the first time, i had no responded to that song, but the third i listen to the song, i love it. The seventh song were 'Stereo Love and Yellow' and it's just my opinion, Stereo Love was the same thing with the condition. The Eighth song was 'We Found Love' which i asked to you "This is your way live?"  and you said "No" because the fact the song told us how is falling love in the first sight. 

Yeah now the ninth song was 'Iridescent' which told us about how depression someone. And i thought he was in the same situation with that song.  The tenth song was 'Strip Me' which whatever i thought that song was same with our condition, remembered we had fighted before. :p
The eleventh song was Japanese song tittled 'Merry Go Round' and firstly i dont think will be like that song, but then i read the meaning, i love the song. The twelfth song was Japanesse song tittled 'Sobakazu'. The thirteenth song was the most sadness tittled 'Never Should Have Let You Go' Dunno how he knew that song was same in my condition or yeah whatever like that. And The fourteenth song was 'It's Gonna be Me'. And the day before yesterday, you told me song which tittled 'Love Drunk'. 

And i think i was forget some songs that you'd told. But every song which you told to me will be always meaningfull. Although you never want to listen songs which i told to you. :p

Lagi

Tadi malam, untuk kedua kalinya aku bermimpi bertemu dengan ibunya. Kali ini wajahnya sangat jelas dan aku masih bisa mengingatnya. Dan kali ini, ada ayahnya juga adiknya. Kali ini juga ia ikut serta, tidak seperti sebelumnya, ia menyuruhku mengantarkan kue ke rumahnya. Yang benar saja? Aku memang lupa kenapa aku memasuki rumahnya (dalam mimpi), namun yang aku ingat aku berbincang cukup banyak dengan keluarganya dan aku sangat gugup karenanya. Aku masih ingat ia sempat cemberut ketika ayahnya menunjukkan kamarnya. Ada beberapa mainan kesayangannya yang ia taruh di meja belajarnya di rak paling atas (ingat, ini hanya mimpi). Hei, ini keberapa kali ia hadir dalam mimpiku? Jangan salah, mungkin kalian berfikir bahwa aku akan bermimpi indah beserta ia di dalamnya. Sayangnya tidak. Setiap kali ia hadir di mimpiku, ia cemberut dan terkesan jutek padaku. Aku juga tidak tau salahku apa. Allah yang memberiku mimpi seperti itu (∫ˉ3ˉ). Sama seperti biasanya, tentu saja ia jutek kepadaku di dalam mimpi tentunya. Tapi ada yang aneh di akhir mimpiku tadi malam, ia hendak mengejar sesuatu dan sempat berdebat denganku karena sebuah barang. Aku lupa, tapi sepertinya itu sebuah boneka?

Aku dan Penyakitku

Di tengah hujan deras pagi ini, aku duduk manis di bale-bale di halaman rumahku. Rambut kuning pucat terpadu hitam panjangku, kubiarkan tergerai menikmati hembusan desiran angin yang di bawa oleh sang hujan. "Aku butuh teman berbicara." Ucapku pelan kepada sang hujan.


Dear, siapapun kamu yang membaca tulisanku ini.

Aku seorang remaja berumur 16 tahun dengan kulit putih porselen dan iris mata biru lautku di padu dengan rambut kuning pucat yang juga terpadu warna hitam. Aku merasa hidup sebatang kara, hidup sendiri dalam keheninganku. Bergelut dengan pikiran dan segala pemikiran-pemikiran yang seharusnya tidak aku pikirkan. Aku bukan anak remaja seperti kebanyakan. Aku lebih suka menyendiri bergelut dengan segala alat yang bisa aku gunakan untuk menulis. Aku sangat suka menulis, membaca, berkhayal dan mendengarkan musik. Waktu umurku 7 tahun, aku ingat betul bercita-cita menjadi seorang dokter anak. Ya, tentu saja aku masih menncita-citakannya. Namun belakangan ini aku tertarik dalam bidang psikologis, politik dan sastra. Namun orangtuaku tidak pernah melihat ke dalam diriku bahwa aku mencita-citakan hal itu.

Sepintas aku sehat wal'afiat dimata semua orang. Keluargaku, sahabatku, dan teman-temanku. Tapi semakin lama aku merasa ada yang salah dengan kejiwaanku. Tidak, aku bukannya gila. Karena aku yakin, orang gila tidak cukup waras untuk menyadari dirinya mengalami kegilaan. Kerap kali aku sendiri, dan kerap kali aku mendapat hentakan kasar dalam diriku, aku tau ada yang salah. Psikologisku ada yang tidak beres. Tekanan demi tekanan sudah ku dapat sejak aku duduk di bangku Sekolah Dasar. Seperti kataku tadi, aku bukan anak yang suka ikut berhambur bersama anak-anak lainnya. Aku lebih suka berteman dengan orang yang unik dan mampu membuatku nyaman. Mereka membenciku, mencaciku dan menyingkirkanku ke kalangan anak-anak yang di kucilkan. Tekanan batin bukan lagi hal aneh bagiku. Kudapatkan mulai dari orangtuaku, sahabatku dan ketika aku mulai mengenal cinta. Aku sadar aku sakit. Sakit batin dan jiwa. Kepalaku beberapa kali kudapati seperti di pukul dari dua arah dengan batu dan membuatku terhunyung dan nyaris membuatku merintih. Aku rasa itu kurang darah. Aku juga merasa bahwa aku punya masalah perut yang benar-benar membuatu kerepotan dan khawatir. Tetapi yang paling menyedihkanku adalah, ketika aku mendapati maag ku kambuh, dan gas asam lambungku meningkat sehingga membuatku berlaku layaknya seperti orang mau muntah atau biasa di sebut 'mual' ternyata mampu membuat salah satu temanku menilai minus diriku. Apa salah? Padahal aku sangat menyayanginya. Aku menerima setiap kekurangannya. Dan tidak pernah mengeluh atas sikapnya yang sering kali membuat tidurku tidak tenang.

Aku dilarang jatuh cinta dan dilarang bersahabat. Menurut orang tua asuhku, itu hanya membawa petaka. Menyusahkan aku dan tak ada gunanya. Tapi takdir bekata lain. Aku memiliki banyak sahabat dan itulah alasanku bersemangat ke sekolah atau kursus ke berbagai tempat. Ternyata Allah memberikanku anugerah lain, Ia mengenalkanku pada cinta. Aku tidak tau kapan cinta pertamaku datang, namun yang aku tau, cinta lebih dari sekedar mengaguminya dari jarak jauh dan berlaku layaknya stalkers tak di kenal dalam hidupnya. Tak pernah terpikir olehku bahwa aku akan jatuh cinta dengan sahabatku sendiri. Ya, ini pertama kali aku jatuh cinta pada seorang sahabatku dan pertama kalinya aku memiliki sahabat laki-laki. Allah membuat segala sesuatu bermula sangat amat sempurna. Sampai aku mengira bahwa kami akan baik baik saja, tapi ternyata kita benar-benar tidak tau kapan keseimbangan itu akan runtuh. Allah membuat jalan cintaku begitu rumit sampai akhirnya sekarang aku merasa ada pagar listrik yang telah menghalangi aku dan dia. Aku tau cerita kami mungkin sudah usai. Tapi ceritaku belum berhenti tentang dia. Ia tidak mengatakan aku harus berhenti mencintainya. Dan aku berharap bahwa semangatku yang telah redup bisa sedikit demi sedikit terbangun dan kembali pada bulan desember 2010, ya seperti lagunya Taylor Swift yang berjudul Back To December. Ah, mungkin lebih baik langsung balik ke April saja.

Aku ingin terbaring di bawah langit di pangkuan ibuku. Aku ingin ia membelai rambutku dan menjagaku sampai aku terlelap. Namun itu hanya angan yang takkan pernah tergapai. Kedua orang tua asuhku di besarkan dengan keadaan yang keras. Ya, jadi begitulah pula ia mendidikku. Sejak kecil aku sudah mendapatkan perlakuan menyakitkan yang terkadang membuat kulit putihku biru-biru akan perlakuannya. Sekali, aku pernah di usir hanya karena emosinya meledak karena masalah spele masalah pembantu rumahku. Bagaimanapun, aku tetap anak perempuan kan? Tapi sayangnya, aku terlahir dengan sifat layaknya anak perempuan dan benar-benar bertolak belakang dengan kekerasan dan membuatku makin tersiksa di dalam sini. Aku jadi merasa mirip dengan cerita pendek sahabatku yang berjudul 'Burung di Sangkar Emas'.

Aku tau banyak temanku yang mengira hidupku nyaris sempurna. Bahkan dengan bodoh atau polosnya mereka mengatakan ingin bertukar hidup denganku. Mungkin inilah yang harus aku Syukuri, ternyata (mungkin) hidup mereka tidak seindah milikku. Lagi pula, ketika semua orang pergi dan meninggalkan aku sendiri, aku bisa duduk bersama kelinci-kelinciku dan menangis sepuasnya. Kira-kira, kemana perginya ya sahabat-sahabatku yang pergi meninggalkanku itu? Padahal aku membutuhkan mereka. Padahal, ketika ingin mengutarakan segala hal, aku selalu siap mendengarkan. Mungkin benar bisikkan batinku, bahwa aku terlalu banyak peduli pada orang lain dan malah mengabaikan diriku sendiri.

Terima kasih banyak telah menemukan tulisanku ini. Dan terimakasih sudah repot-repot mau membacanya. Ah ya, perkenalkan, namaku Arayula. Semoga hidupmu lebih menyenangkan dari sebelumnya! Doakan aku juga ya! Terimakasih, strangers! :'D



                                                                                                                               ✎  Arayula

Selasa, 20 Desember 2011

Beloved Class Ten Point Five


 

Sungguh, rindu sekali sama kelas dan seisinya tahun ajaran 2010/2011. Ten Point Five, benar-benar kelas yang paling aku suka dari ke 10 kelas lainnya (TK-kelas 9). Dan ada somethingnya nih di tengah video *eh ♥ :'p :')

Senin, 19 Desember 2011

Hujan

Hujan adalah salah satu anugrah Allah yang mampu menenangkan jiwa dikala gusar, kalut, sulit. Namun hujan juga mampu membuat jendela hati menghasilkan cairan bening yang keluar perlahan yang sering kita sebut air mata. Hujan adalah salah satu suasana yang aku suka, dulunya. Tapi aku kehilangan rasa itu dan menjadi no respons dengan hujan. Hujan mampu membuatku terdiam, dan membuat program di otakku bekerja memutar waktu dimana aku bahagia dan sedih. Entah kapan aku telah menitikkan air mata di ujung kelopak mataku. Hari ini, aku menangis lagi di tengah hujan. mengendarai motor dan memutar memori. Siluet-siluet lalu terputar hebat di benakku, harapan-harapan yang sirna, tawa canda yang terhapus perlahan, kepura-puraan, masalah hingga psikologis. Hujan mampu membuatku terdiam. Dan saat itu aku berdiri di sebuah rumah kecil di pinggir sungai. Meneduh, menunggu sang awan merasa cukup menumpahkan rezekinya. Foto berukuran 3x4 berada di tanah, persis di tempat jatuhnya air dari genting rumah itu. Perlahan namun pasti, hujan itu menghapus ukiran yang terdapat di atasnya.

Begitu pula yang aku pahami, 'hujan' mampu menghapus kebahagiaan dan kepedihan. Dikala kita hancur, 'hujan' mampu membuat kita lebih tenang dan seusainya, mampu membuat kita berpikir lebih jernih. 'Hujan' mampu membuat kepedihan terhapus dan menjadikan kita kembali putih. Ya, walau takkan ada luka tanpa meninggalkan bekas. Namun jangan lupakan bahwa 'hujan' pula lah yang mampu menghapus harapan, kebahagiaan, kebersamaan yang sudah terbentuk. Pembaca, mengertikah kamu 'hujan' yang aku maksudkan?

Getaran

Aku tidak tau bahwa hal kecil yang aku atau ia lakukan benar-benar mampu membuatku bergetar hebat. Aku tidak tau bahwa beberapa patah kata yang kami lontarkan mampu membuat hatiku hangat. Aku lupa. Ya, aku lupa perasaan hangat itu. Dan aku bersyukur dapat mengingatnya lagi hari ini. Terlalu banyak yang aku pikirkan sehingga aku lupa bagian terpenting. Aku tau aku tersesat dalam jalanku sendiri. Aku tau aku bodoh untuk tetap berada dalam jalan bodohku sendiri. Tapi aku rasa akan lebih bodoh lagi jika aku membohongi perasaanku sendiri. Biarkan saja semua berjalan sesuai takdirnya. Aku tau segala jalan yang di berikan Allah, selalu menjadi jalan yang paling benar & baik. Lagi pula, ini pengalaman pertamaku, memiliki perasaan seperti ini pada seorang sahabatku sendiri. Memang benar kata pepatah, tidak mungkin tidak ada apa-apa antara perempuan dan laki-laki yang bersahabat. 'i just have one heart and it have filled only by you.' -Mine and Sarah Shafira Quote-

Jumat, 16 Desember 2011

Abstrak


Aku, akulah pencipta ukiran tak bertujuan itu, sampai terbentuk gambar dan ukiran nama SARS dan kuberi hiasan cantik di sana sini. Sekedar meramaikan suasana dan menambah nilai plus dalam penilaian keindahan, tentunya. Tak terlalu indah di mataku. Berarti, namun tak membuat hatiku bergetar ketika au menyelesaikan gambari itu dan meletakkan pensil isi biruku di atas meja.
Sampai aku memasangnya sebagai background laptop kesayanganku. Masih belum membuatku bergetar dan sadar akan makna sebenarnya.

Sampai suatu ketika Sarah Shafira melihat background itu dan menjadikan kami terlibat dalam sebuah dialog sederhana. "Sar, bagus gak?" Tanyaku padanya, yang memang bertujuan meminta pendapatnya.
"Bagus shin, lo yang buat kan ya?" Tanyanya. "Iya dong. hehe" Responku. "Eh Shin kok gue ngeliatnya jadi sedih ya?"  Aku tak menyangka satu kalimat yang meluncur dari mulutnya membuatku mengerti makna ukiran abstrak yang ku buat ini. Ada perasaan aneh menyerangku ketika aku melihat backgroundku kembali. Rasanya bergejolak dan segala tiap inci, setiap potongan kecil memori, bahkan yang nyaris terlupakan, bercampur aduk dan membuatku terdiam.

'Adakah kita bisa seperti dulu? Seperti kita menemukan mainan kesayangan kita. Berkumpul, tertawa, canda, senyum bahkan tingkah laku bodoh dan sedih juga tak lupa. Ketika kita membuat hal kecil menjadi hal besar, hal pendek menjadi panjang, yang terdengar membosankan menjadi memabukkan.'

Kawan-kawan, aku rindu pada kalian. Saat-saat bodoh dan keseriusan kita. Dimana di setiap pertemuan ada senyum dan semangat memancar. Walau aku tau bodoh mengakui merindukan kalian, kalian kan selalu ada di dekatku. Tetapi bukan itu yang aku maksud, aku merindukan dulu. Mungkin yang aku dan Sarah rasakan, satu persamaan yang tak terungkapkan. 

Semoga sehat-sehat dan bahagia selalu ya, Sarah Shafira, Alif Oktafian, Rizto Wisuda Senuari :D

Kamis, 15 Desember 2011

Titanic-ku

Ya Allah, terima kasih Engkau sempat biarkan aku berlabuh, melabuh, dah di labuhkan. Titanic-ku, padanya aku berlabuh, melabuh dan di labuhkan dalam lingkup kehidupan. Tak pernah ku kira bahwa Titanic-ku lah yang akan menjadi guru dan pembimbing hidupku. Semuanya berjalan baik seiring waktu. Gejolak dan getaran, mau pelan atau keras, aku lewati bersama-sama. Semuanya berjalan baik-baik saja, badai bukan penghalang untukku menaiku Titanic-ku.

Aku tak tau bahwa sekarang aku telat menaiki Titanic-ku. Sebelumnya, aku belum pernah telat walaupun aku buta. Buta, bahwa warna-warna sepia di balik cover kebahagian kian membesar di belakangku. Dan ketika aku dapat melihat pelangi itu terpancar, aku terlambat. Tapi memang seharusnya terlambat menaiki titanic-ku, untuk sekarang. Sekarang, bukan waktu yang cukup tepat untuk mengejarnya dengan speedboat, karena sangat tidak berguna. Ya, aku tau itu.

Segala tiap patah kata yang ingin ku ucapkan untuknya, untuk sekarang, adalah selamat jalan titanic-ku. Aku tau kamu akan melewati samudra nan luas itu. Dan jangan jadi sama karamnya dengan bahtera yang tenggelam itu. Aku tidak mau kamu jadi sama bodohnya dengan sang nahkoda. Aku tidak mau kamu jadi sama sombong dan egoisnya dengan penumpang-penumpang itu. Dan aku tidak mau kamu jadi sama persis dengan bahtera yang tenggelam menabrak bongkahan es dan karam di
bawah laut. Jangan biarkan bahagia membutakanmu. Dan membuatmu karam seperti bahtera itu.

 Ku harap, nanti akan ada saatnya kembali aku menaiki titanic-ku dengan segala mata yang terbuka. Tidaklah lagi buta. Tetap berjalan seiringan, menyadari lampu sepia di belakang dan tetap menjaga jarak dari hitam & putih.

                                                                                                                          
                                                                                                                  By Amigo Eigen Drizzle☺

Rabu, 14 Desember 2011

Dear, Diary.

Is that wrong to be miss someone who will not able to be standing beside us anymore? Is that wrong to be miss someone who have had a girl friend? Why did i ask that? Because i feel it now. I miss someone who ever stand here, beside me. Who ever gave his time for me, his shoulder when i was crying. Who always listen my problem, my bored story and still keep our friendship when i was yelling at him. Who is the only one being my moodbooster. The day which full of storm can be different in my live because he's around me. And the day which full of sunshine can be different when i was jealous with him because of his girls. The day which full of snow can be so warm when he whispered and explained that everything will be ok. But now, nothing will be ok. OMG, i'm in love with him. Who is magicly change my life 75% be better. And now, i know i have lost him. Allah, please take care of him. Help me to pretending world that i have not love him anymore. Help me to pretending world i have erase him from my heart. I know that he is happy now. ;)

Beloved

Happy Birthday My Beloved Kittens

13-12-11... Selamat ulang tahun yang pertama anak-anak kucingku! :*
Panjang umur, sehat selalu, jangan pernah sakit, jangan bandel dan jangan sampe ilang. Amin Ya Allah☺
Boleh ya aku perkenalkan anggota keluargaku? Ya, ohana, mereka salah satu anggota keluargaku. Mereka memang bukan manusia, namun aku, ayah, ibu dan adikku sudah menganggap kucing-kucing peliharaan kami sebagai salah satu anggota keluarga kami. Hari ini tanggal 13 Desember 2012. Tanggal yang sangat bagus sekali, 13-12-11.

Setahun yang lalu lahirlah empat ekor bayi kucing dalam keadaan sehat, dua berwarna belang 3 persis ibunya ,dua berwarna belang kuning dan putih persis ayahnya. Namun sayangnya, dua ekor yang belang kuning dan putih harus mati dikarenakan tidak sempat terselamatkan. Karena sang induk kesulitan mengeluarkannya, d=sehingga leher bayi tersebut terjepit. Akhirnya, hiduplah dua ekor anak kucing mungil belang 3 di rumahku. Yang warna dasarnya hitam (lebih banyak hitamnya), diberi nama Kimble oleh ibuku. Dan yang warna dasarnya cokelat ke kuningan, kuberi nama Chicko.
Sungguh awal tahun 2011 adalah yang terbaik, di titipkan dua anak kucing kecil yang lucu dan lincah. Awalnya aku takut memegangnya, namun rasa takutku kalah saing dengan rasa penasaranku. Kerap kali aku menentengnya dari kardus mereka dan ku ajari mereka jalan juga makan dan minum. Akhirnya dua bulan berlalu, mereka sudah tumbuh sedikit besar dan sudah mulai bermain bola, lincah sekali dan kecil sekali. rasanya ringkih dan mudah sekali terinjak. Dan hadirlah mereka sekarang, sudah cukup besar di umur mereka yang 1 tahun. Dan sekarang Kimble tengah menjalani masa kehamilannya yang ke dua. Oya, aku akan ceritakan bagaimana masa kehamilan Kimble yang pertama.

Satu kata untuk mengungkapkan kelahiran anak-anaknya Kimble, menyesal. Aku dan ayahku sungguh menyesal harus tertidur ketika Kimble lehiran, sehingga anak-anaknya terlantar dan mati tak bisa bernapas. Kimble melahirkan 4 anak, dua berwana belang 3, satu belang kuning putih, dan yang paling aku sayangkan adalah, yang belang cokelat putih. Bisakah kamu bayangkan bagaimana lucunya warna kucing yang jarang itu? Ya, sekarang kita doakan saja semoga di kelahiran anak-anak Kimble yang kedua ini, semuanya selamat dan sehat-sehat. Amin Ya Allah☺

Nah, sekarang sekalian aku perkenalkan juga ibu dan ayah Kimble dan Chicko.
TARAAA
 
Yang belang tiga itu betina, namanya Pusi. Ia biasa di panggil 'Uci' dan entah kenapa dia yang paling suka di manja sama kita-kita. Oya, dia lebih suka menyendiri di bandingkan main sama yang lain. Entah sekedar menatap pager yang ada ciceknya, lesehan di antara pot-pot besar, ya sesekali kejar-kejaran dengan Chicko yang emang paling bandel diantara kucingku yang lainnya.

Nah yang belang kuning putih namanya Chetah. Kenapa di kasih nama Chetah? karena cara dia jalan dan postur tubuhnya beneran kayak Cheetah. Dia ini jenis anggora sendirian, paling kalem, tapi kalemnya tuh diam-diam menghanyutkan. Paling strees dan angkat tangan kalo mandiin nih kucing, soalnya galaknya nauzubillahmindzalik. Tapi jangan salah, walau dia kelihatan gagah, dia punya satu kelemahan lagi selain air, yaitu petir. Kalau ada petir, atau tanda tanda mau ujan, dia buru-buru cari tempat yang menurut dia paling aman sekalipun di situ banyak semutnya. BODOH banget!
Tapi dia ini kucing paling ganteng yang pernah gue temuin loh. Seriusan deh! pertama kali dia hadir secara misterius di kandang aja gue kaget abis dan sempet ngira kucing ini orang yang di kutuk jadi kucing karena mirip sama manusia.

Sekian dulu post ku kali ini, Assalamualaikum. O:)





Minggu, 11 Desember 2011

Kelabu

Hai kawan, dikalau mentari terik menyinari, selalu ada angin berhembus menyempurnakan hari itu.
Hai kawan, dikalau awan hitam datang dan menurunkan keluh serta tangisannya, selalu ada matahari di setelahnya dan mencerahkan warnanya.

Hai kawan, bagaimana bisa seekor induk panda tega hanya mengurus satu dari beberapa anaknya dan meninggalkan yang lainnya? Bagaimana ia hidup? Kesempatan. Aku percaya bahwa kesempatan itu selalu ada dan takkan pernah hilang. Kesempatan itu di mulai dari tujuan. Karena ada tujuan, hati kita tergerak untuk bisa, sehingga terbentuklah kesempatan. Layaknya kamu menyeberangi jalan raya. Aku rasa hal terpenting yang kamu butuhkan adalah tujuan. Karena kamu memiliki tujuan, timbul rasa keberanian di hatimu kemudian kesempatanpun muncul.

Kawan, janganlah kamu berjalan di belakang ku. Karena aku tidak bisa menjadi pemandu yang baik untukmu.
Kawan, janganlah kamu berjalan di depanku, aku tidak cukup mampu mengejarmu.
Kawan, berjalanlah di sampingku, mari dan bantu aku berjalan bersama-sama dengan mu agar kita sampai di tempat yang tepat.

readers, memang banyak, bahkan berjuta-juta ikan bertebaran di lautan. Tapi aku hanya mencari Nemo-ku.

readers, ketulusan itu dapat dilihat dan dirasakan dengan intens dan mudah. Tapi menemukan ketulusan itu bukan sesuatu yang mudah. Layaknya induk dan telurnya. Sang induk tidak mau kehilangan 1 telur pun, padahal ia punya telur yang lain. Ia bahkan telah menyayangi bayi-bayi itu sebelum mereka menetas. Sekalipun di baliknya bukan sesuatu yang sempurna (seperti bebek yang buruk rupa), sang induk tetap menyayanginya. "tak perlu menjadi sempurna untuk menjadi anakku. Kau tetap dan selalu menjadi anakku."

Kawan, jika kamu memiliki teman baru, selalulah kamu cari siapa ia sebenarnya. Jangan mengelak dengan 'aku percaya padanya' karena ia pun juga sedang mencari siapa dirimu. Layaknya kamu menemukan telur di hutan. Siapa kira telur indah itu berisikan anak buaya yang suatu saat bisa melukaimu?

Kawan, sadarilah, bahwa tidak ada seseorang yang akan terus berada dan mendampingi hidup kita. Suatu saat, entah cepat atau lambat, seseorang yang kita anggap sangat penting sekalipun, bisa saja pergi entah kemana. Aku tidak pernah menyangka, aku akan kehilangan dua sosok dalam satu raga.

Kawan, hargailah setiap waktumu. Pupuk apa yang telah kamu tanam, dan sirami juga beri ia sinar matahari agar tumbuh kuat. Semua butuh proses untuk keberhasilan.

Layaknya tidak akan pernah akan ada pelangi tanpa hadirnya hujan dan badai. Tiada Sukses tanpa pernah Gagal, Tiada Bahagia tanpa pernah Sedih, Tiada Cinta Sejati tanpa pernah Patah Hati. -By Rangga Umara-




Aku tutup post baruku ini dengan senyum. Senyum sepahit kopi bubuk dan gerlingan semurni embun pagi. Aku tau aku mampu lebih dari ini. Dan ketika aku berkata 'aku akan bahagia!' maka bahagialah aku.

Sabtu, 03 Desember 2011

Penunggu

Halo bloggers! Kali ini aku mau mempublish posting horor berdasarkan pengalamanku sendiri. Ini bukan pertama kalinya aku mendapatkan pengalaman mengerikan dalam hidupku. Tapi biasanya aku sebisa mungkin tidak memperdulikan mereka. Namun pada dasarnya agak sedikit penasaran, aku selalu mencari tau darimana hal-hal aneh tersebut datang.

Ini pengalaman terbaruku di sekolah. Kejadiannya belum sih belum lama. Baru kemarin siang, alias Jumat siang. Waktu menunjukkan pukul 12:30 menit. Sekolah memang sudah bubaran sejak jam 11 tadi, namun karena aku akan mengikuti les Fisika yang akan di mulai pukul 13:00, aku masih berada di sekolah bersama beberapa teman-temanku.

Saat itu aku sedang duduk di bangkuku di barisan kedua dari belakang (dapet bangku di situ-_-). AKu duduk bertiga bersama dua kawanku, Sarah dan Fani. Tiba-tiba aku teringat bahwa aku belum menyelesaikan tugas agama Islam yang di haruskan membuat pertanyaan sebanyak 60 soal. Aku berniat meminjam buku Sarah yang ternyata di pinjam oleh Annisa teman sekelasku. Aku bergegas ke kelas XI Ipa 3 (les Fisika di XI Ipa 1) yang sedang di pakai liqo untuk menanyakan Annisa keberadaan bukunya Sarah. Namun betapa terkejutnya aku, ternyata bukunya sudah ia kumpulkan. Dan bodohnya aku belum sama sekali mengerjakannya. Karena kecewa, kesal, kalut, aku pergi dan menahan tangisku dengan menutup mulutku yang biasanya mengucapkan banyak omongan gak penting. Sarah dan Fani bingung melihat keadaanku, terutama raut mukaku yang benar-benar menandakan 'JANGAN DI GANGGU'. Akhirnya masih dalam kondisi kalut dan menahan tangis, aku duduk dan memperhatikan guru Fisikaku yang ternyata sudah mencatat soal nomor 2. Aku, Sarah, Fani, menulis dengan seksama. Sekelas sepi sekali. Oh ya, perlu di ingat bahwa barisan paling belakang kosong semua. Jadi, bangku di belakangku yang kebetulan hanya satu dan tepat di belakangku, tentu saja kosong. Awalnya aku merasakan gejolak tidak wajar di perutku. Ah, mudahnya, sebut saja sakit perut. Aku berniat membuka kaitan rok ku agar meredakan sakit perutku. Itu adalah kebiasaan yang selalu aku lakukan tiap sakit perut. Namun karena aku merasa ada HAWA manusia di belakangku, aku mengurungkan niatku. Aku lanjutkan menulis. Tak lama kemudian, aku mendengar suara pensil isi sedang di tekan isinya, sekiranya bunyinya seperti 'ctek'. Karena aku penasaran dan kebetulan masih sakit perut, aku ingin melihat, 'siapa sih yang duduk di belakangku ini?' Oya perlu di ingat, aku masih sebel, jadinya aku belum ngomong sama sekali. Aku tegesin lagi apa yang aku denger. Ternyata sampai jam 13:45 suara itu masih terdengar sedikit jelas tepat di belakangku. Kebetulan guruku memberikan kesempatan mencatat, aku menoleh ke belakang dan mencari sumber suara tersebut. Aku pikir itu suara atap yang bocor, karena kebetulan siang itu hujan sangat deras. Tetapi pencarianku berujung nihil, aku tidak menemukan apapun.  Akhirnya karena aku penasaran, aku mengeluarkan juga suaraku yang terpendam selama 1 jam. "Eh kalian ada yang denger sesuatu suara gak sih dari belakang kita?" Serempak mereka menjawab 'iya' dengan serius. Dan kami bertigapun jadi tegang di bawa suasana. Setelah kita banyak membicarakannya, ternyata suara itu tiba-tiba menghilang.

Akhirnya aku menyimpulkan sesuatu, bahwa kelas XI Ipa 1 ini memang ada 'sesuatu' di bagian belakangnya. Karena dulu kelas ini adalah kelasku ketika kelas X. Kebetulan waktu aku duduk di belakang dan belakangku kosong, di tengah guru Matematika menerangkan dan suasana kelas sepi, aku dan Lia, teman sebangkuku mendengar ada orang bercengkrama di belakang kami. Padahal jelas sekali belakang kami kosong tak berpenghuni.

Ya, ini ceritaku tentang kelas XI Ipa 1 atau X5 (tahun 2010/2011). Kalau kalian punya cerita/ pengalaman, aku dengan senang hati mendengarkannya :D

Selasa, 29 November 2011

Broken

Dear, i have ever found 3 birdies which have a little problem. they had fallen from their nest. Dont know why, my feelings said i must take care of them.

Dear, i have treated, protected and been care with them. I dont know how this feelings get into my soul. I think i'm in love with them. I love them so much.

Dear, they're always make me happy everyday. Make my problem dissapear and i've fallen to far in love with them. We're sharing, telling jokes, stories, and the happiest i know is they will always standing beside me.

Dear, we've got problem. One by one hurt each other by told a lie. They're have new friends. I happy to hear that. But i never will be happy to become left like this.

Dear, they have learned how to fly. Everyday i help them to do the best. I dont want they've got problem.

Dear, they can fly now. They always practicing their ability everyday. I have no wings, dear. I hope i have it. i hope i can fly to the sky with them. Painting the sky with our happiness.

Dear, everyday i almost lose them. They've gone too far. God, help me to find them. Help me to bring them back to me.

Dear, i think it's times to stop hoping something about them. It's look like the birdies which founded by me are being strong bird. I can feel how much their hopes to fly away to the sky.

Dear, i have no ready to let them go, yet. I love them so much. This is hurt, dear. Do you have an idea to make this not feels hurt anymore?

Dear, now i can see the most hurt feeling into my self. I can feels the birdies which founded by me, are strong enough and they are not forbearing anymore to wait me let them go. ☹

Dear, do you think i can have let them go? It feels i never should have let them go. (∫˘︿˘)

Sabtu, 26 November 2011

Beberapa Patah Kata

Ya Allah, rasanya aku sangat takut jika mendengar seseorang mengucapkan beberapa penggalan kata 'Aku mempercayaimu.' atau 'Aku percaya padamu.' Ya Allah, aku takut mendengarnya. Aku takut penggalan kata itu dapat menjadi belati yang suatu saat ku tancapkan tepat di dadanya atau di punggungnya. Ya Allah, Aku takut aku akan melukai hati mereka. Membuat mereka tak melihatku, menutup rapat telinga mereka dan meninggalkan aku di belakang. Ya Allah, aku tidak mau menjadi salah satu orang-orang yang menyesal telah menyia-nyiakan kepercayaan seseorang. Aku juga tidak mau menjadi orang yang merugi atas karena memalingkan pengheliatanku, menutup telingaku dan mendengkikan hatiku. Aku tidak mau suatu saat nanti, seseorang akan mengucapkan kalimat yang sama kepadaku "Suatu saat, kalian akan mengerti dengan alasan dan kalimat-kalimat yang aku buat. Suatu saat, ketika kalian telah mempercayaiku, aku sudah tidak dapat memberikan kepercayaanku lagi kepada kalian."

Ya Allah, beberapa bulan belakangan ini Engkau memberiku sedikit badai di hidupku. Mungkin karena aku telah merasakan hangat mentari cukup lama di beberapa bulan jauh sebelumnya. Ya Allah, Engkau memang tidak menghilangkan apa yang telah menjadi dan apa yang telah aku angankan, secara langsung. Hanya saja, itu benar-benar terasa di sini. Mereka yang sudah ku miliki dan ku angankan, masih terlihat di mataku, tapi aku sudah tak mampu berjalan di samping mereka.

Ya Allah, jangan biarkan aku mendaki gunung itu sendirian. Jangan biarkan aku mengarungi lautan sendirian. Aku tahu aku terdidik untuk menjadi jiwa yang mandiri, namun aku akui, belakangan aku merasa telah mengarungi jalanan di belakangku, sendirian. Ya, terkadang aku masih menengok kebelakang, adakah sesuatu yang terlewat oleh ku? Ya Allah, di malam awal tahun ini, aku mengetik beberapa kalimat tak banyak arti untukMu. Malam ini, aku telah melantunkan ayat-ayat Surah Yasin dan Doa awal tahun dan juga doa, harap dan anganku. Ya Allah, maafkan dosa-dosaku, sepertinya aku telah menjadi salah satu orang yang merugi. Maafkan aku atas perbuatanku, di sengaja, maupun tidak. Ya Allah, maafkan atas kedengkian yang sedikit bersarang di hatiku. Maafkan Aku Ya Allah. Aku akan berusaha menjadi lebih baik lagi, bantu aku Ya Allah.  Kabulkanlah doaku Ya Allah, Rabbana attina fidun'ya hasanah, wafil'a hiroti hasanah, wafil'a azabannar. O:)

Sabtu, 19 November 2011

Rasa Kehilangan

Aku kembali dengan catatan perjalananku dari Belanda. Kala itu aku tengah duduk di balkon rumahku di lantai dua. Waktu menunjukkan pukul 4 sore. Rintik-rintik halus hujan masih sedikit terlihat, namun tak mengurangi keindahan matahari sore yang terlihat jelas di ujung lautan luas di ujung pengheliatanku. Ku hirup aroma cokelat panas dan kunikmati suasana sore itu. Terlihat mulai ramai jalanan di depan rumahku. Orang-orang lalu lalang, anak-anak berkejaran, penjual koran, hingga pemuda pemudi yang mengisi sore harinya dengan bersepedah. Sampai aku  teringat harus mengirimkan surat ke kantor pos yang berjarak 500 meter dari kediamanku. Segera aku bergegas dan tak lupa membawa surat yang harus ku kirimkan kepada ayahku di kantornya, di Inggris.

Aku menelusuri jalan Venlo itu dan telah sampailah aku di kantor pos, sekarang. Sedikit perbincangan dengan Bapak Beward dan aku pun mengirim surat itu. Surat itu akan sampai sekitar 3 hari dari sekarang. Mengingat di rumah sedang tidak ada makanan, aku beranjak untuk ke Mcdonald sekedar membeli makanan untukku dan Bibi Geya, ah mungkin satu lagi untuk kakakku tersayang. Di sini aku memang hanya tinggal bersama Bibi Geya dan kakakku, Kyle. Ia seorang mahasiswa universitas Amsterdam. Perawakannya yang mudah bergaul dan good looking membuatnya pergi pagi -sekitar jam 9- dan baru berada di rumah jam 7 malam, tepat saat makan malam.

Kini aku dapat melihat logo Mcdonald dari tempatku berpijak. Tak lama kemudian ku rasakan tetesan air yang tidak bisa di bilang halus menjatuhi rambut kemudian menuju kulit kepala ku. Akhir-akhir ini Amsterdam memang sering turun hujan. Tak heran kalau aku menyimpan payung lipat di tasku. Ku buka payung itu kemudian ku payungi diriku, melindungi kulit kepalaku yang sensitive terhadap zat-zat asing. Aku tidak mau menggaruk kulit kepalaku di muka umum, tentunya. Kini aku tengah mengantri untuk memesan 3 Paket panas spesial untukku dan Bibi. Ku kerjapkan mataku dan terlihat seorang anak perempuan berkisar umur 10 tahun tengah kehujanan dan di maki-maki oleh seorang penjaga toko. Sepertinya ia mengusir gadis kecil itu karena ia meneduh di depan tokonya. Sungguh kasihan sekali. Tak lama tangan besar sang pemilik toko ramen itu menampar pipi anak itu. Aku tersentak begitu pula orang-orang yang melihat kejadian itu. Aku keluar dari antrian dan akhirnya menghapiri gadis kecil itu. ku rangkul ia dan ku bawa duduk di Mcdonald bagian luar. Aku tidak mau ia kena marah lagi atau kedinginan karena temperatur pendingin di dalam sana. Aku memesan sebuah sup dan teh hangat untuk gadis itu. Ku lihat ia sedikit takut untuk menyentuh makanannya. Tapi setelah aku ajak berbicara ia akhirnya menyicipi makanannya.

Aku mencoba ramah padanya. Ku tanya tentang keadaannya. Ia tidak terlalu banyak berbicara dan bukan tergolong ceria di usianya. Ku antar ia pulang yang ternyata rumahnya berada di pemukiman kumuh di kota ini. Ia mempersilahkan aku masuk dan duduk. Ku lihat di dalam rumah yang aku ketahui bernama mia ini, hanya ada 2 tempat tidur, 1 kamar mandi dan 1 meja yang cukup untuk 4 orang. di atasnya ada 4 piring, 4 gelas dan 4 sendok. Aku berpikir ia 4 bersaudara. Karena ia bilang ke dua orang tuanya sudah tidak ada sejak 2 tahun lalu. Ia anak terakhir dan yang paling sering ada di rumah. Ia bekerja sebagai penjual koran di pagi hari.

Kemudian tanpa aku duga ia mengajakku berbicara. Ia bertanya apa rasanya tinggal di pusat kota. Ia bilang 'pasti menyenangkan tinggal di pusat kota, dengan rumah dan fasilitas yang memadai. Tidak perlu ada yang kau takutkan.' Aku yang mendengarnya hanya tersenyum. Itu fakta, memang sangat menyenangkan aku tidak harus tinggal di wilayah pinggiran kota dan kau bisa menemui banyak ketakutan di sini. Bahkan kakakku bisa menceramahiku 1 jam jika ia tau aku memijakkan kakiku di wilayah pinggiran kota. Ia terkadang lebih protektif di bandingkan ayah. "Hei Mia, kau 4 bersaudara ya?" Tanyaku padanya. "iya kak. Aku empat bersaudara." Ia terlihat Sedih ketika menjawab pertanyaanku. 'Apakah pertanyaanku salah? Apa Kakak-kakaknya juga telah tiada?' pikirku. Tiba-tiba ia bertanya apa aku mempunyai seorang kakak atau tidak. Akupun menceritakan tentang kakaku yang super protektif itu. Ia tersenyum pahit dan mengatakan bahwa pasti hidupku sangat sempurna. Aku mengatakan padanya, ia boleh saja bercerita apa saja kepadaku.

Tak terasa sudah 1 jam aku berada di rumahnya. Aku terhenyak sekaligus tertegun pada gadis kecil ini. Ia memang baru 10 tahun. Tetapi jiwanya bagaikan sudah 25 tahun. Ia dewasa, pemikirannya jernih dan tulus, polos. Ia mempunyai 2 orang kakak laki-laki. Namanya Jason dan Mark. dan seorang kakak perempuan Daisy namanya. Mereka hampir tidak pernah berada di rumah. Mereka bahkan seperti tidak mengingat mempunyai adik di sini. Tetapi Mia tidak pernah benci kepada mereka, bahkan ia merindukan mereka kerap kali mereka pulang. Mia selalu menerima mereka ketika mereka kembali ke rumah dengan keadaan apapun. Seperti waktu Daisy sakit parah, di saat yang bersamaan Jason lebih memilih berkelana dengan teman-temannya dan di saat itu pula Mark pergi entah kemana. Mia yang mengurusnya  hingga sembuh. Aku menawarkan Mia untuk tinggal di rumahku. Namun ia menolak, ia bilang 'bagaimana kalau kakak-kakaknya pulang dan membutuhkannya?' Satu yang pasti. Mia sangat menyayangi kakak-kakaknya.

Aku mencoba membuat pengertian kepada Mia. Bayangkan 4 butir telur penyu terkubur di pasir. Mereka berkembang bersama dan akhirnya mereka menetas pada saat yang sama. Mereka berjuang menelusuri pantai menuju lautan. Namun, apakah mereka menuju pada tempat yang sama? Aku baru saja kehilangan banyak hal. Bukan berarti aku tinggal di tengah kota dengan keluarga yang hangat, aku dalam hati yang tentram dan damai. Aku baru saja kehilangan sesuatu yang sangat penting dalam hidupku. Gerlingan semangat di mataku kian memudar. Satu persatu dari mereka mulai semakin jauh dari ku. Sedih kerap kali aku memandang cermin dan kudapati diriku tersenyum. Pasti kamu heran kenapa aku malah merasa sedih? Karena aku melihat sesuatu yang berbeda di mataku. Tak ada gerlingan semangat di mataku. Jujur aku merasa bagaikan batang kayu yang telah di tebang. Tak ada lagi daun yang mau ku topang. Aku kehilangan sedikit demi sedikit rangkaian mereka. Mereka adalah gerlingan-gerlingan semangatku. Mereka yang membuat aku semangat. Mereka bukan sekedar status bagiku. Mereka  bukan sekedar angin yang lewat yang aku butuhkan. Selama ini aku susah payah berusaha menyusun kepingan-kepingan semangat dari mereka. Semakin banyak, gerlingan semangat itu semakin bersahaja. Hingga aku tidak tahu apa yang merasuki jiwa kami. Masalah itu datang, kami berupaya sebisa kami membuat semangat-semangat yang telah kami susun tetap terpancar. Namun makin kemari, aku merasa kehilangan mereka. Aku seperti merasa berjuang sendiri. Aku akui mereka begitu karena mereka mengejar kebahagiaan mereka. Tapi, apakah mereka perlu berubah? Aku telah kehilangan banyak hal akhir-akhir ini, mi. Dan aku tidak bisa dan takkan pernah bisa harus kehilangan semangat-semangatku. Mereka itu adalah sahabatku, mi. Mungkin juga cintaku. Rasanya seperti mati rasa ketika kau hanya bisa tersenyum pahit dan tak ada lagi air mata yang keluar padahal kau merasa sakit. memang tidak berdarah mi, tapi sakit kan? Semoga kita sama-sama di beri kekuatan ya Mia.

Kami kemudian saling memeluk satu-sama lain. Tak tau bertujuan untuk apa. Tapi aku merasa ia membutuhkannya. Ku selipkan beberapa lembar uang dan ku berikan makanan yang tadi sempat ku belikan untuknya. Kini aku tengah jalan menuju rumahku. Rintikkan hujan masih terasa, ku tutup payungku dan kubiarkan air hujan kali itu membasahi kulit kepalaku. Semoga, semangatku tidak pergi terlalu jauh, hingga aku mampu menyusulnya. Waktu telah menunjukkan pukul 6:30 pm. Bibi pasti khawatir dan sudah menelpon kakak. Malam ini pasti aku kena semprot kakak lagi, senyumku.

by Amigo E.D (∫ ˇ3ˇ)

Jumat, 18 November 2011

Lyric Never Should Have Let You Go

I'm coming home to an empty room
my head is spinning on a Sunday afternoon
there was a time when I had it all
I can still remember but I'm barely hanging on

so tell me what to do to make you change you're mind
I wish that I could find a way to turn back time
cause life's just not the same since you've been gone.

I never should have let you go
cause I'm falling to pieces
I just wanna let you know
that I can't keep pretending
I never should have let you go
you're so far away
and I just can't live without you
I just can't breathe without you
I never should have let you go.

What's on you're mind and tell me what do you see
and tell me who you think of when you just can't fall asleep
and all the things I took for granted moments gone forever wasted
all the stupid things I did I'd take them back

so tell me what to do to make you change you're mind
I wish that I could find a way to turn back time
cause I'm just not the same since you've been gone.

I never should have let you go
cause I'm falling to pieces
and I just wanna let you know
that I can't keep pretending
I never should have let you go
you're so far away
and I just can't live without you
I just can't breathe without you
I never should have let you go.

And now every single day that I spend without you
getting through the night is the hardest thing to do
since you walked away
I guess you'll never know what its like to miss you
I try to get a grip put my life back into place its not the same.

I'm coming home to an empty room
my head is spinning on a Sunday afternoon.

Cause I'm falling to pieces I just wanna let you know
that I can't keep pretending
I never should have let you go
you're so far away and I just can't live without you
I just can't breathe without you
I never should have let you go.
I'm never gonna let you go.
I never should have let you go.
I'm never gonna let you go.
I never should have let you go.

Selasa, 15 November 2011

Beastly

Hai readers!!! Kali ini aku gak ngepost sesuatu yang berbau GALAU nih. Aku mau ngepost tentang salah satu film amerika yang baru-baru ini aja muncul dengan genre drama. Memang sih dramanya gak sengena film Twilight Saga, yang emang faktanya ngena banget adegan dramanya. Tapi aku ngasih dua jempol untuk film yang agak mirip dongeng Beauty and The Beast yang menampilkan seorang laki-laki tampan yang berwujud agak menakutkan karena kutukan. Ya, walaupun mirip, tapi buang jauh-jauh pikiran kalian kalau kalian membayangkan film ini sekuno atau mirip sekali dengan dongeng tersebut.

Judul film yang akan aku bicarakan ini adalah Beastly. Dibintangi aktor muda yang jujur aku akui ganteng banget yaitu Alexander Pettyfer atau biasa di singkat Alex Pettyfer yang berperan sebagai Kyle. Rambutnya ikal berwarna blonde pucat berpadu dengan warna hitam yang menambah nilai plusnya. Dan lawan bermainnya yang menurutku cukup manis, bernama Vanessa hudgens sebagai Lindy. Kepalanya di tumbuhi rambut ikal panjang berwarna gelap. Aku suka dengan kepribadian dan perawakan Lindy yang ceria, hangat, ramah, mudah bergaul, memiliki perasaan yang tulus dan sangat baik hati (menurutku). Ia memiliki paras yang tidak cantik, namun manis. tetapi ada sesuatu yang lain ketika ia tersenyum, aku suka.

Di awali dengan Kyle adalah anak dari penyiar salah satu stasiun TV yang sangat terkenal yang bersekolah di Buckston. Ia berperan sebagai Bad boy di film tersebut. berperawakan tampan, mapan, terkenal, pintar, dsb. Ia benar-benar terlihat perfect diluar. Hanya saja sayangnya, dikarenakan kekurangan kasih sayang dari kedua orang tuanya, sikapnya menjadi buruk, angkuh dan menjadi sekemauan dia saja. Ketika dalam pemilihan menjadi ketua komite tentang go green di sekolahnya, ia harus berhadapan dengan Kendra seorang penyihir yang sangat stylish. ah, tentu saja ia menyembunyikan statusnya sebagai penyihir. Sikap Kyle yang seenaknya telah menyakiti perasaan Kendra sehingga Kendra memberi Kyle sebuah kutukan untuk mendapatkan 3 kata "I LOVE YOU" dengan kondisi buruk rupa. Ya, Kendra telah mengutuk Kyle yang tadinya tampan rupawan menjadi buruk rupa(tidak seburuk  di cerita asli Beauty and The Beast). Kendara memberikan waktu 1 tahun, jika Kyle tidak bisa mendapatkannya, ia akan seperti itu selamanya (buruk rupa).

Sungguh tragis, memiliki ayah yang sama sekali tidak peduli dengannya. Di asingkan karena ayahnya takut publik mengetahui keadaan putra satu-satunya. Cintanya pergi dengan sahabatnya, sungguh begitu MIRIS. Hanya ada seorang pembantu rumah tangga asal afrika yang menemaninya dan seorang guru yang buta agar ia tidak dapat melihat keadaan Kyle. Dan pada akhirnya Kyle jatuh hati pada Lindy, ia mulai mencoba mendekati Lindy dengan memperhatikannya setiap malam hari. Suatu malam, ayah Lindy berurusan dengan rentenir dan ribut di atap rumah mereka. Lindy yang berusaha melerai jatuh karena terdorong ketika Kyle mencoba mengalahkan penjahat itu. Kyle yang menyadari itu langsung membawa Lindy ke dalam rumahnya (rumah Lindy). Dan karena kecerdikannya, Kyle menggunakan kesempatan ini untuk mendekati Lindy, karena ayah Lindy tanpa sengaja membunuh salah satu rentenir itu. Demi menjaga keselamatan anaknya, sang ayah mengijinkan Kyle membawa anaknya. Dan di rumah Kyle lah semua berkembang. Sampai mereka dekat dan ayah Lindy masuk rumah sakit. Kylepun mengijinkan Lindy pergi dan memberikan sebuah surat berisi pengakuannya. Lindy mencoba menghubunginya, namun tidak pernah Kyle mengangkat/menghubungi balik. Karena 1 kalimat "Kamu adalah TEMAN yang baik" sudah cukup menghancurkan harapannya dan tak berani berhubungan dengan Lindy lagi. Waktunya semakin tipis untuk menghentikan kutukan itu. Hingga sang guru pun berkata "Mengapa kamu tidak menghubunginya? Terakhir yang aku dengar ia mengatakan kalau ia SAKIT, yang berarti 'telfon aku sekarang, bodoh!' hem Kyle?"
Akhirnya Kyle memberanikan diri mencari Lindsy dan minta maaf dan ia lakukan itu karena ia takut. Takut akan Lindsy tak mencintainya juga. Tapi ternyata, Lindsy memiliki perasaan yang sama dengan Kyle. Bunga terakhir di kutukan Kyle pun mekar. Lindsy mengucapkan 'I LOVE YOU' dan pergi untuk acara sekolahnya. Kyle hampir tidak peduli bagaimana kutukan itu. Ia akhirnya mendapatkan kata-kata itu. Namun pada akhirnya Kyle kembali semula dan seperti janji Kendra, ia akan memberikan sebuah kebahagiaan. -Happy Ending- ❤ \ξ(˘ω˘)ξ/

Rabu, 09 November 2011

Cry

Do you ever feel have nobody? although you have. But Everything make you feel like that. Just for know, i've tired for my way life. i was crying for many times of late. i feel i have nobody. like nobody arounded you. no one listen to you, care of you, looking for you, understand you, etc.
Wednesday, 09-11-2011. Today i was crying once more, inside. My best friends, my love, my family, everyone, they are make me go down and more down everyday. i'm tired for saylisten 'Whats happening? Are you okay? Oh god, you can tell me everything that you want to able to tell me' 
Look back! i'm standing by my self, no one understand, listen to me oh my god they are so far from word CARE. it was started by my love, he always being the first reason why my mood down fastly. After that, i just dont know why i feel my best friends gone. i miss them badly! :"(
The last was my family, i dont know why problems often coming of late. I'M FUCKING BROKEN!!! i dont know where i must to be. I cant tell them what i was feel. Just can lock my mouth, be quiet, and cry inside.

Why am i love the so damnly? why am i still care of them although the dont? why did i still listen to them?
I know they dont. do they need to doing that? for what? Hei THERE, i miss you so badly. :"(

Rabu, 26 Oktober 2011

Aku Tidak Mau Jadi Sama Menyesalnya

Hai kawan, taukah kamu arti makna lagu satu jam saja yang di buat Charlie ST 12? Taukah kamu mengapa lagu itu di ciptakan? Taukah kamu diperuntuksiapakan lagu itu? Banyak orang yang menilai lagu itu menyentuh bukan? Mengapa? Karena lagu itu di buat atas dasar kenyataan.

Aku tidak mau jadi sama menyesalnya dengan orang yang membuat lagu 'Satu Jam Saja'
taukah kalian apa arti dari kalimat yang aku buat tersebut? Bukan menyesal karena sangat cepat mencintai seseorang 'Satu jam saja ku telah bisa, sayangi kamu'. Bagiku, menyayangi seseorang itu bukan semudah membalik telapak tangan. Bagiku, perasaan nyaman dan sayang itu berbeda. Sama seperti aku membatasi status seseorang dengan 'teman', 'kawan', dan 'sahabat'. Seperti kata pepatah, semakin mudah kau mendapatkannya, ada waktu dimana kamu akan kehilangannya semudah kamu mendapatkannya.

Aku tidak mau jadi sama menyesalnya dengan orang yang membuat lagu 'Satu Jam Saja'
Berarti aku tidak mau sama menyesalnya kehilangan orang orang yang aku sayang dan kenyataannya selama hidupku, aku banyak mengabaikannya. Aku memang memilih, tetapi yakinlah bahwa setiap orang yang aku pilih untuk masuk ke dalam hidupku, takkan pernah aku sia-siakan dan aku abaikan (dalam batas normal), sekalipun mereka berlaku demikian kepadaku. Terkadang aku berpikir bahwa untuk apa aku memikirkan mereka? apa mereka memikirkanku juga? untuk apa aku peduli(dalam batas wajar) dengan mereka? apa mereka peduli padaku?
Aku tidak mau menyesal kawan. Yang aku mau aku dan orang orang yang ada di hidupku bahagia. Sakit memang mengetahui bahwa kepedulianku di tidak pedulikan, mereka juga sering mengacuhkanku, bahkan aku belum menemukan seseorang yang ada di sampingku di sulitku. Tapi tak apa, mereka yang aku pilih, itu berarti aku sayang sama mereka. :)

Selasa, 25 Oktober 2011

It Never Will be The Same

It never will be the same. Yang aku tau, ada sesuatu yang bergejolak dalam hatiku. mendamba sesuatu yang sama akan terulang kembali. ketika kamu mengerti dimana aku berpijak, jalan mana yang telah ku lalui, kemana tujuan kedua kakiku melangkah. Ketika kamu tidak keberatan menyediakan pundakmu sebagai pangkuan untukku menangis. Aku tidak pernah menuntut untuk kamu melakukannya. entah hantu apa yang telah merasukimu sehingga kau melakukan banyak hal yang selalu membekas di hatiku. Sekarang aku dapat melihatmu. di ujung sana yang semakin lama semakin jelas, bahwa aku takkan pernah bisa di tempat, dimana kamu berpijak. dimana pandanganmu berkilat menandakan kamu mencita citakan hal-hal yang tak terduga.

It never will be the same. Bergelut dengan pikiran sendiri. Entah apa yang sebenarnya telah merasuki pikirku dan membuatnya di bicarakan di sana. terkadang sang angel menang, tetapi bukan berarti sekarang sang devil kalah. Sudah ku buka mata dan kusadari perlahan cahaya mentari menerobos masuk. namun tak bisa ku tolak bahwa aku melakukan sesuatu yang tak seharusnya ku lakukan. Adakah ketulusan yang mendasari itu semua? atau hanya sang devil memenangkan jalan pikiran sang pelaku?

It never will be the same. All that i know is i miss the old you badly.

By: Amigo Eigen Drizzle

Kamis, 20 Oktober 2011

This Way I will Whisper You...

So rare to find someone like you. somehow when you're around, the sky is always blue. the way we talk, the things you say. the way you make it all ok. and how you know all of my jokes, but you still laughing.

Sometimes what's real is something you cant see. believe, in all that can be a mirracle starts whenever you dream. believe, you're sing from your heart you'll see. your song a hold a key.

Just gonna stand there and watch me burn. that's (not) alright because i (dont) like the way it hurts. just gonna stand there and hear me cry. that's (not) alright because i (dont) like the way you lie. I cant tell you I cant tell you what it really is, i can only tell you what it feels like. And right now there's a steel knive in my windpipe.

Maybe that's what happens when a tornado meets a volcano. All i know is i love you too much to walk away though

It dont matter what i do. i cant keep my hands off you. And it's driving me mad, i miss you so bad. and my heart heart heart is so jet lag.

Have you gone undercover? You were here, now you’re not. there’s something strange
Not the one I remember. Can you please explain, Did they wipe your brain? Is this gonna be forever?
Cause everything you say. Everything you do, is freaking me out, freaking me out~

I can fix all those lies. Oh baby, baby I run, but I'm running to you. You won't see me cry, I'm hiding inside. My heart is in pain but I'm smiling for you. Cause you can't deny, You've blown my mind. When I see you baby. I just don't wanna let go.When you're gonna stop breaking my heart. Don't let go...  Oh baby I've tried to make the things right, I need you more than air when I'm not with you, Please don't ask me why, My only dream is about you and I ♥

I think I've finally found a better place to start. But no one ever seems to understand. Could it be, your not that far? You're the voice I hear inside my head, the reason that I'm singing. You're the missing piece I need, the song inside of me. You're the remedy I'm searching hard to find. To fix the puzzle that I see inside. Painting all my dreams the color of your smile. When I find you It'll be alright ♥
Been feeling lost, can't find the words to say, Spending all my time stuck in yesterday. Where you are is where I want to be. Oh next to you... and you next to me ☺

So why do I feel like it’s all just a show? You make me wanna shut it all down, Throw it all away,
Cause I’m nothing if I don’t have you. Because it’s all so clear, That I need you near,
And it’s all so clear, Now without you here, I’m the loser of the year.

 I never thought I'd need you there when I cry. And the days feel like years when I'm alone. When you walk away I count the steps that you take. I've never felt this way before. Everything that I do reminds me of you. Do you see how much I need you right now? When you're gone, The pieces of my heart are missing you. The face I came to know is missing too. When you're gone, The words I need to hear to always get me through, The day and make it ok. I miss you

Change the colors of the sky. And open up to. The ways you made me feel alive, The ways I loved you. For all the things that never died, To make it through the night, Love will find you. What if you’re making me all that I was meant to be, What if our love never went away, What if it’s lost behind words we could never find.

remember when i said i dont miss you, the truth is that I DO. i never stop thinking about you. and now it seems like forever i cant get you off my mind~

It's the way he fills my senses. It's the perfume that he wears. It's the way he's always smiling.
I feel I'm losing my defences. To the colour of his eyes. And every little piece of him is right. Just thinking about him. Takes me through the night. Every time we meet, The picture is complete. Like a miracle he's meant to be, he became the light inside of me. I knew it from the very start, he's the puzzle of my heart♥☺

All that time never even knowing. Just how blind I've been. And at last I see the light. And it's like the fog has lifted. All at once everything looks different , Now that I see you ♥☺

i cant tell or spell to you what about my feels. This way i whisper you that i'm sorry for, i love you.....♥

Listen this song, dear...

When you're gonna stop breaking my heart
I don't wanna be another one
Paying for the things I never done
Don't let go,
Don't let go
To my love.

I hate to see you cry
Your smile is a beautiful lie
I hate to see you cry
My love is dying inside

I can fix all those lies
Oh baby, baby I run, but I'm running to you
You won't see me cry, I'm hiding inside
My heart is in pain but I'm smiling for you

Can I get to your soul?
Can you get to my thought?
Can we promise we won't let go?
All the things that I need
All the things that you need
You can make it feel so real.

Cuz you can't deny
You've blown my mind
When I touch your body
I feel I'm loosing control
Cuz you can't deny
You've blown my mind
When I see you baby
I just don't wanna let go.

When you're gonna stop breaking my heart
Don't let go,
Don't let go
To my love.

I hate to see you cry, your smile is a beautiful lie

I hate to see you cry, my love is dying inside(x3)

I can fix all those lies
Oh baby, baby I run, but I'm running to you
You won't see me cry, I'm hiding inside
My heart is in pain but I'm smiling for you
Oh baby I've tried to make the things right,
I need you more than air when I'm not with you,
Please don't ask me why, just kiss me this time
My only dream is about you and I

Minggu, 04 September 2011

Dengarkan Pintaku Sahabat

Sahabat, aku bagaikan air.
Jika kau tempatkan aku pada tempat yang 'tepat', aku akan tetap bersama mu.

Sahabat, aku hanyalah selembar kertas putih sebelumnya.
Setelah bertemu dengan mu, kertas putih ini telah terurai banyak kata menceritakan tentang kita.

Sahabat, aku bagai iTunes kosong.
Terdengar sangat membosankan sampai kau isi 'iTunes' itu dengan melodimu.

Sahabat, kau bagaikan cahaya hangat matahari.
selalu aku nantikan setiap sang hujan menghampiri ku.

Sahabat, jika suatu saat aku beranjak dari mu. Itu berarti aku mengenal orang lain.

Mungkin kau agak menempatkan ku pada tempat yang salah, sehingga aku bertemu dengan orang lain.




Sahabat, jika detik demi detik kau hitung berapa lama aku beranjak dan aku tak kembali ke dalam cawan yang kau punya, berarti penempatan mu terkalahkan dengan orang lain itu.
Entah karena bencana yang menerpa kita atau sikap kita yang saling tak berusaha memperbaikinya.
Anggaplah ini semua takdir. Kita sama-sama menerima orang lain yang baru, bukan?

Sahabat, tapi aku bukan bagaikan kacang lupa kulitnya. Aku tidak pernah beranjak jauh dari sahabatku. Tak sangka sejauh apapun diri ku dengan orang yang aku anggap sahabat, aku masih mengecek jejaringan sosial sekedar mencari tahu kabarmu.

Sahabat, aku bukan malaikat.
Suatu saat aku bisa saja melukaimu.

Sahabat, aku bagaikan belati.
terkadang sikapku dan ucapanku menyayat hatimu.

Sahabat, maafkan aku tentang cerita yang tidak berjalan terlalu baik ini.
tetapi ini tentang kita. Kita yang merakitnya. mula mula hanya sebuah rakit hingga menjadi kapal.
Percayalah, sejahat apapun ucapan ku, perlakuanku, itu karena aku tak mampu menguasai emosi belaka. Sungguh, aku selalu menyayangi sahabat-sahabatku. O:)

Kamis, 01 September 2011

'Sesuatu'


Fyuuuuh... Alhamdulillah yah setelah 1 jam lamanya berkutat dengan 200 kartu 'uno', akhirnya terbentuklah beberapa huruf. Dan jujur saja, buat gue hasilnya memuaskan. Mungkin bagi yang belum pernah mencoba membuat itu akan berkomentar 'masa segitu aja sampe 1 jam?'
Oke, kendalanya di sini adalah, kartu ini mudah jatuh, apalagi kalo kena angin. Dan jika jatuh 1, yang lain juga pasti jatuh. belum lagi, bodohnya gue buat itu agak deket dengan pintu kamar gue, di ruang tamu lebih tepatnya. Bener-bener deh, ngebuat itu nguras kesabaran bahkan sampe sakit pundak. Tapi seperti yang gue bilang, karena hasilnya memuaskan, jadi gue gak kesel/kecewa.
 
Yang paling susah di buat itu, yang huruf 'S' yang di samping 'A'. Nah huruf 'A' juga susah tuh. sebenernya sih semua susah karena pasti gagal tuh minimal 3 kali setiap hurufnya. Tapi yang paling banyak ngulang ya ke dua huruf itu.
Ngeselinnya ketika semua udah jadi, gue baru inget kalo misalkan HP gue ada di kamar. Akhirnya mau gak mau gue musti ke kamar buat ambil itu HP kan. Nah begitu gue tutup, ternyata... Huruf 'S'nya ancur! DX
dan kejadian huruf 'S' ancur gara-gara pintu kamar gue gak cuma 1 kali. Tapi sampai 3 kali.
Oh ya itu sebenernya yang ngancurin karena hurf 'S'nya itu kena angin AC dari kamar gue ._.
Beda lagi sama yang 'A', yang A itu gak tau kenapa kartu-kartunya susah banget nurut. padahal tinggal kartu terakhir, eh... jatoh. ckckck-__-
Nah kalo yang huruf 'R' sama 'S' terakhir itu fine-fine aja. Susahnya masih dalam batas normal.

Sebenernya gue gak cuma bikin itu doang. Tapi itu gak usah di upload ke sini lah. hihihi ^^V
Oh ya, Sekali lagi Minal aidzin wal fa idzin, mohon maaf lahir dan batin ya kalian ber 3! Semoga ketemu bulan Ramadhan tahun depan masih tetep akur. amin O:)
mohon maaf lahir dan batin juga, semuanya! ^^

Jumat, 26 Agustus 2011

Menangis itu tidak apa-apa

Petir menggelegar terus malam ini. Waktu telah menunjukkan pukul 2 pagi. Aku tidak menyangka petir itu membangunkanku dan sekarang aku tidak bisa tidur lagi.
Aku duduk di tepi tempat tidur dan teringat kembali masalah yang beberapa jam lalu menimpa ku. Aku tidak pernah mengerti mengapa itu begitu sulit. Tidakkah ada wktu barang sehari agar tidak ada masalah yang harus aku pikirkan?
'brak... brak... brak...' ternyata angin itu mampu mendobrak jendela kamarku. Segera ku tutup dan kali ini aku kunci permanent.
Tadinya aku kira hanya halusinasi ketika aku sempat melihat ke luar jendela dan kudapati seorang gadis kecil tengah duduk di beranda pintu rumah ku yang kecil ini. Ku tegaskan lagi pengelihatanku. 'Ah! itu memang seorang anak kecil.' pikirku dalam hati.
Aku berjalan ke arah pintu rumah ku, perlahan aku buka dan aku mengintip dari celah pintu itu.
Tubuhnya kecil menggigil. rambut cokelat panjangnya basah, senasib dengan pakaiannya yang basah pula. Aku tak tega melihatnya seperti itu. 'hei! lagi pula dia duduk di beranda rumahku. Sudah sewajarnya aku menolongnya bukan?' pinta ku dalam hati.
Aku bergegas mengambil handuk dan menghampiri gadis kecil tadi. Ku pegang pundaknya, dan ku balikkan dia ke arahku. Tak ku sangka gadis kecil ini cantik sekali. 'Kemana keluarganya? Mengapa ia bisa duduk sendirian di beranda rumahku?'Pertanyaan demi pertanyaan muncul di benakku. Tapi segera ku tepis ketika gadis kecil itu membuka matanya dan raut mukanya sedikit kaget melihatku. "Tak apa, kau pasti kedinginan. mari masuk, akan aku buatkan teh hangat untuk mu." Ia menatapku sebentar, memperhatikan ku dari ujung kepala sampai kaki ku. 'ah, aku seperti orang yang terkesan jahat saja rasanya' pikirku. "Tidak percaya dengan orang asing ya? Tenang saja, aku hanya remaja sebatang kara. aku tidak akan menyakiti gadis kecil atau siapa pun, percayalah." aku melingkarkan handuk di pundaknya dan tersenyum kepadanya. Kucoba membujuknya untuk masuk. bagaimana kalau besok pagi ada berita ada seseorang yang meninggal di beranda rumahku? bisa panjang urusannya.
Akhirnya gadis kecil itu berdiri dan menuruti apa kataku tadi. mungkin ia juga menimbang-nimbang bahwa keputusan untuk berada di luar akan memberikan dampak buruk baginya.

Sekarang gadis kecil yang beberapa menit yang lalu aku ketahui bernama aqua itu tlah memakai pakaian ku dan menikmati teh hangat yang ku buatkan. Ia tidak terlalu banyak bicara seperti anak-anak seusianya pada umumnya. Matanya biru aquamarine, rambut cokelat panjangnya kini telah kering, jatuh menjontai dan terlihat indah. Kulitnya putih bersih layaknya anak orang kaya. 'Tetapi apa yang membuatnya sendirian di tengah hujan?' tanyaku pada diriku sendiri.

"Hei Aqua, dimana orang tuamu? sedang apa kamu berada did tengah hujan seperti ini?" tanyaku pelan. Entah mengapa ia hanya terdiam dan meletakkan cangkirnya di atas meja. masih ku tunggu jawaban darinya, "jadi...." gumamku.

"aku sudah tidak memiliki orang tua, kak. Mereka meninggal 3 tahun yang lalu. Kemudian aku tinggal di panti, tetapi beberapa hari yang lalu panti kami di gusur dan kami terpisah-pisah."
Takku sangka anak sekecil dia sudah tidak memiliki orang tua. Aku tidak bisa membayangkan bagaimana berat hidupnya. Umurnya pasti baru sekitar 10 tahun dan ia sebatang kara.
Masalahku tidak lebih besar dari masalahnya. Beban yang ku pikul juga tidak lebih besar darinya. Mungkin Allah mengirimkannya kepadaku agar aku sadar bahwa masih ada orang lain yang lebih sulit. Setiap orang yang kita temui bisa jadi sedang menghadapi tantangan yang lebih sulit.

Tiba-tiba aku teringat bahwa sudah 2 hari aku tidak masuk sekolah hanya karena pertengkaran dengan Mila sahabatku dan Doni pacarku. Ah! itu tidak sebanding dengan beban yang di tanggung Aqua. Sedikit malu dan rasa bersyukur menghampiriku. Walau harus pisah dengan kedua orang tuaku, setidaknya aku masih memiliki mereka. Tanpa sadar aku teringat mereka, aku tidak terbayang bagaimana kalau aku yang berada di posisi Aqua. Air mata yang menggantung di pelupuk mataku akhirnya turun juga.
"Kakak kenapa menangis?" tanya anak itu padaku.
"Tidak apa-apa, hanya saja teringat kebodohan ku yang menyebabkan masalah. hehehe" kusunggingkan senyumku padanya. Aku tidak tau apa yang ia pikirkan sampai ia berkata "Kesalahan itu pelajaran. Dalam hidup ini satiap hembusan nafas ini kita belajar. Waktu dulu ibu berkata itu, aku tidak mengerti maksudnya. Ibu memintaku mencari artinya sendiri. Hingga suatu hari ayahku meninggal dunia, sakit sekali rasanya. Aku menangis melihat tubuh ayahku yang sudah terbaring tak bernyawa. Tak adalagi cium di pipiku darinya. Tak adalagi sihir ketika aku tertidur di ruang tv dan ketika aku bangun, aku sudah berada di ranjangku yang empuk. Aku melihat ibuku duduk lemas di samping ayahku, mukanya pucat dan ia terlihat lemah. Aku menghampirinya dan ia mrasakan kehadiranku. Ia tersenyum kepadaku dan ia menggendongku, membisikiku sesuatu. 'Sayang, ini adalah bagian dari pelajaran besar. Sudahkah kau mengerti? Ini tentang ketegaran dan keikhlasan.'
Aku cerna kalimat yang ia berikan, dan aku mengerti maksudnya. Selayaknya setiap kelinci yang ayahku belikan. Setiap ia mati, aku menangis merelakannya. Aku mengangguk dan melihat lagi ke tubuh ayahku yang terbaring, lagi lagi aku teringat nasihat-nasihat yang ia lantunkan. airmata di pelupuk mata siap jatuh, tetapi aku takut ibuku menangis. aku tidak mau melihatnya tambah sedih.  Kemudian ibu memelukku, ia menepuk punggungku dan berbisik 'menangis itu tidak apa-apa'.
Tangisku pecah, ku peluk erat tubuh ibuku."

Aku hanya bisa terdiam mendengar ceritanya. Bagaimana bisa anak sekecil ini lebih dewasa dari ku. Sungguh hina kalau aku merasa paling susah dan tidak bersyukur. Ya Allah, maafkan hambamu ini.
Ku peluk tubuh mungil gadis kecil itu. Entah bagaimana, aku menawarkannya menginap di rumahku.

Aku telah belajar, bahwa kita harus mensyukuri apa yang telah ada. Karena setiap orang yang kita temui sedang melawan sesuatu yang lebih sulit... -End-

Sahabat, ini yang aku rasakan ketika kau berubah...


ini sebuah ungkapan yang pernah aku pakai ketika aku merasa seorang sahabatku 'hilang'. Mungkin kalau dia baca ini, dia bakalan tau siapa yang pernah ngirimin kata-kata itu ke dia, gue. Tapi alhamdulillah gak lama lagi, dia yang 'hilang' balik lagi O:)

"dulu kamu tidak seperti sekarang, kamu bagaikan kupu kupu di sini. ketika kamu masih menjadi ulat, kamu berada di pohon yang tidak terlalu besar itu. ia tidak keberatan rambutnya(daun) kau nikmati. ia menjadi tempatmu berlinding dari burung-burung yang ingin memakanmu, teriknya matahari sampai derasnya hujan. Gak kerasa sekarang kamu berubah menjadi kupu kupu, kamu bisa bergerak sebebasmu. mengepakkan sayapmu membentangi langit biru itu. Tapi entah mengapa kamu sudah tak terlihat mengunjungi sang pohon walau sekali saja. Tak sadarkah kamu bahwa ada setitik perasaan rindu yang mendambakan kamu mengunjunginya? Sekarang kamu gak mikirin sebuah pohon yang sudah ada, kamu mendekati pohon mawar.
tanpa kau sadari, pohon itu akan melindungi kamu dan selalu ada buat kamu. tapi sering kali kamu tidak mengurus pohon itu. kamu selalu bermain dengan pohon mawar yang sering kali menusuk jemari mu.
kamu selalu bermain main dengan sang mawar, tapi si pohon tak pernah bersua. ketika kamu tersakiti oleh si PANAH, kamu datang ke pada pohon. tetapi pohon itu tetap selalu menerima kamu
ketika sedang bermain dengan sang mawar, datang semut berbondong-bondong karena mereka merasa kamu mengganggu mawar dan mereka, kamu mulai menjauh, kamu datang lagi ke pohon, lagi-lagi pohon menerimanya.
kamu bertemu dengan lebah, kamu bermain bersama dan meninggalkan pohon lagi (siklus berulang-ulang), pohon hanya mampu melihatmu, berharap kamu masih punya waktu untuk pohon. sadar sesuatu dari kalimat itu? jika tidak tahu, bertanyalah. ini sebuah pesan. suatu hari nanti ini akan berguna, percayalah."

sejujurnya, setelah membaca ungkapanku sekarang, itu adalah sebuah ungkapan yang agak aneh. pantas saja sahabatku itu benar-benar bertanya kepada beberapa orang maksud kalimat itu. hihihi^^"

Rabu, 22 Juni 2011

Unforgottable Friendship S.A.R.S :D

halo semuanya (?) udah lama banget gak nulis lagi D:
nah kali ini aku mau menceritakan persahabatan aneh nan unik yang aku temukan sejak 2 bulan lalu :') S.A.R.S. :*

FIRST! 'S' it's mean Sarah Shafira Wijaya. she is almost my bestiest :D
anak lebay berzodiak LEO yang lahir pada tanggal 16 Agustus 1995 ini salah satu sahabat cewek, gue.
susah, seneng, sedih, galau, nangis, gila, pokoknya tiap hari selalu ada cerita gak abis-abis deh :D

pertama kali gue tau dia itu gue anggep kalo dia tuh sok gitu anaknya soalnya dia pernah nulis tweet yang membuat gue berkesan dia sombong. tapi nyatanya enggak kok :p
nah pertama kali gue akrab sama dia tuh gara" manes. manes itu nama samaran 'seseorang' :p selain itu, gara gara gue sama sarah sama sama suka lagu jepang. lagu jepang yang mempertemukan kita pertama kali itu 'utakata hanabi' soundtracknya anime naruto. sejak kita merasa nyambung, entah kenapa jadi deket tiap hari.

Sarah itu orang paling lebay yang pernah gue temuin. ekskulnya itu Theater, ya cocok banget sama dia yang tingkah anak theater banget. dia itu kalo mengekspresi kan sesuatu lebay banget. :p
kalo dia lagi galau atau emosi, uh CAPSLOCK jeboooool wakakakak :DD #ganyadardiri :p
gue sama dia sering banget duet nyanyi di kelas. gak peduli suara gue fals sekali pun. gue seneng nyanyi XD suaranya sarah lumayan loh :D dia pernah beberapa kali menang casting juga. gak salah emang kalo dia itu anak theater yaaaw :p
gue sama sarah sering banget YMan malem" cuma buat ngobrol gajelas, galau atau cerita". keseringan itu YM di isi dengan CAPSLOCK jebol men wakakakak :p gue sama sarah memanfaatkan status YM sebagai status yang paling bener sebener"nya dari pada twitter & FB.
kalo dia lagi 'panas' gue jadi tempat semprotan. Gue berasa taneman dah. Tapi masih mendingan taneman di semprot air. Nah gue? Disemprot omelan. ckckck -,-"
sikap jeleknya sih cuma rada egois, rada mementingkan dirinya sendiri kadang dia lupa daratan makannya begitu wkwkwk :P tapi kl dia lupa daratan gue tarik lagi ke bumi biar dia napak lagi (?). ya pokoknya gue sama dia sering saling bantu lah. keseringan gue bantu dia deh ya kayaknya soal 'sesuatu':p wkwkwkwk

nah ini anak satu ribet banget perjalanan cintanya melikuk likuk berasa jalan di gunung sambil bongkok(?). wkwkwk :p tapi tetep semangat dong 'life must go on.' right? ;) gue selalu munculin quote gue yang 1 ini tiap gue merasa gue lagi berada di 'posisi' bawah. 'if the situation isn't like we want, i belive Allah is planning BETTER situation for us!' :D gue sama sarah punya quote yang sama 'i just have one heart and it have been fulled by you.'

gue peratiin ini anak satu kalo ngomong sama sahabat gue yang lainnya, yang namanya fitri tapi di panggil acil tuh oktaf di beberapa kalimatnya meninggi. udah kalo udah begitu berasa kakak adek lagi berantem wkwkwk :p
tapi jangan salah, si sarah ini paling camet. paling gampang di kerjain dah. kalo di inget" beberapa hari lalu dia pulang dari rumah gue dengan sepatu di kiri dan sandal crocs di kanan. dan itu di liatin tetangga gue. udah gitu dia di kerjain sama acil di jalan wkwkwk :p peleh lu sale! wkwk :D

oh iyaaaa, nama panggilan ini anak 'sale' ~> SArah LEbay wkwk :p

ini dia penampakannya ~>
dan ini dia pas lagi tampil theater ~>
bisa bayangin kan dia gimana? #plak :p


SECOND! 'A' it's mean Alif Oktafian! i called him 'cece' or 'mr.busiest'
kalian pasti bingung kenapa gue manggil dia dengan panggilan aneh bin gaje kayak gitu. chekidot!
cowok berzodiak SAGITTARIUS yang berkelahiran tanggal 25 Oktober 1995 itu konyol banget dah. tapi kalo udah megang pelajaran, seriusanya..... ya gitu deh-,- lanjutkan!
dia itu salah satu anak cowok yang pinter di kelas gue (X5). kalo orang gak kenal dia, pasti pas ngeliat di kira dia itu rada angkuh ya soalnya emang tampang dia serius serius gimance gitu dah padahal sih kagak! #plak wkwkwk :p
oh iya tadi gue bilang dia konyol kan? dia itu suka nelfon gajelas yang selalu beranggapan kalo itu dari perusahaan besar di luar negeri sana. bahkan kadang kadang itu firus gajelas nular ke gua wkwkwk
nah kenapa dia di panggil 'mr busiest' karena dia itu susah banget nepatin janji kalo buat jalan. selalu aja ada alasan 'gue latihan' 'gue belom ijin' 'gue ekskul' pokoknya dia tuh sibuk banget dah-__-""" pernah tuh acara dia yang ngajak tapi dia sendiri yang gak ikut-__-
dan jahatnya dia kemarin ninggalin gue praktek senbud! D:
padahal kan dia yg bilang gue jgn ninggalin malah dia yang duluan. emang dah sadissss-,-" wkwk -_-V
nah kenapa dia di panggil 'cece' ? awalnya dia manggil gue 'es' dan gue tanya es itu apaan. kata dia es itu maksudnya 'C-S' yaudah gue akhirnya manggil dia ce. di double jadi cece. hehe-_-V

ini anak satu punya pacar namanya Dyah Ayu Pangestika yang baru jadian bulan juni ini gatau tanggal berapa lupa. wkwk -_-V masa sadis dia gak neraktir neraktir (PJ) :p

gue sama dia sering kata kataan 'cemen' gara gara pas nonton film horor yang berjudul 'The Grave Dancers' dengan hantu lebay sok eksis di panggil emma watson #SALAH!!! wkwkwkwk :p emma, doang. nah pas nonton itu film dia tutup muka! full tutup muka tanpa merenggangkan jarinya. CEMEN banget kan readers? wkwk :p
eh dia gak terima gue katain CEMEN. dia bilang gue yang cemen. nutup muka full kata dia. padahal mah gue nutup muka tapi jari gue renggangin. ngintip gitu jadi kan tetep nonton. emangnya elu ce??? :p tapi paling cemen mah sebenernya Risto. dia pake kacamata item :p wkwkwk siapa risto? cekidot kebawah!

ini anak sifatnya sebenernya masih bocah juga sama kayak kita" cuma mukanya serius mulu. padahal mah kl becanda konyol bgt ini bocah -__-""" emang dah apa yang terlihat belum seperti kenyataannya. sifat jelek ini anak, SOK SIBUK-__- demi dah sebel banget gua kl punya janji jalan bareng pasti susahnya minta ampun di tepatin.-__-
apalagi sekarang udah punya pacar. makin sibuk dah nih bocah peleh-__-"
ohya ketinggalan, sebel gue kl cerita sama dia secara langsung. dia suka nyeplosin tiba" gitu dah ckckck payah dah-__-
tapi gue acungin jempol, dia ngajarin orang enak, gampang banget masuk ke otak. :D *ingetulangankimia
tapi tetep aja, sejelek apapun sifat dia, dia tetep sobat gue :p

nah pertama kali gue akrab sama dia gara gara hari rabu gue inget banget itu gue nangis di sekolah di pojokan sama lia wkwkwk nah pulang sekolah gue Lia Sarah sama Alif duduk di depan pintu kelas cerita" deh. dia nebak" tuh siapa orang yang gue suka. padahal sih udah kesebut tapi gue bilang 'salah' wkwkwk :p
nah pas pembagian rapot uts 2, gue ngambil angka angka nomer urut kan. nah ada dua nomer urut gue ambil. eh dia tau dan langsung mikir itu absen siapa. ketahuan deh! -,-"""

pengalaman terpeleh itu adalah kejar kejaran sama alif setengah sekolah gara gara gue ngambil hpnya wkwkwk lumayan olahraga sore :D eh dia bilang gue larinya kayak maling cepet banget. padahal mah perasaan biasa aja. palingan lunya aja ce yang CEMEN :p wahahahaha :D

ini dia penampakan si alifudin wkwkwk ~>


THIRD! 'R' it's mean Rizto Wisuda Senuari! gue manggil dia 'rije' yang berarti 'RIsto gaJE'
oh iya, gue punya kebiasaan yang gaktau kenapa gak bisa di ilangin, ngetik nama dia itu pake 's' jadi ~> risto. seharusnya ~> rizto. tak apalah gak di denda ini ganti dikit nama orang :p wkwkwk
cowok berzodiak CAPRICON yang lahirnya gajauh sama gua, tanggal 11 Januari 1996 ini banyak banget keinginannya. suka banget sama lagu+band 'simple plan' dari SD. kelasnya? kasih tau gak ya? :p katanya sih rahasia. yaudah gue mingkem aja deh :x
dia pertama ngenalin gue sama lagu simple plan yang berjudul 'welcome to my life' tadinya gue denger biasa aja. lama lama gue suka juga-_-V kedua judulnya can't keep my hands off you. senasib sama lagu WTML yang awalnya gue pikir biasa aja, akhirnya gue suka juga lagu itu. ke tiga, nah kalo ini pertama kali dengerin udah jatuh hati gue sm lagunya. judulnya jet lag :DDD
nah dia ini lebih banyak nyimpen rahasia gue dibanding alif. soalnya emg enakan cerita sama ini bocah dr pd sm alif di ceplosin -,-"V

bocah satu ini pecicilan banget. gak bisa diem dan seneng banget ngelawak. kalo ngatain orang tuh #JLEB banget. tapi gue udah biasa denger celotehan dia ngatain gue 'bulet, donat, silet, teletubbies, dll'. dia juga anak cowok terpinter di kelas. jujur aja gue envy banget liat nilai nilai dia men mantep banget >< padahal mah muka dia gak ada tampang serius.
tapi begitu dia memakai seperangkat kacamatanya, seriusnya beneran -_-V
kalo kata Yodi temen sekelas kta plus solmetannya si risto, dia tuh buku gak di baca tapi sekali megang buku, isinya menjalar lewat tangan ke otak. wkwk enak banget ya lu to -__-"
tapi di ajarin sama dia gue kadang kurang masuk otak. dia cepet banget ngajarinnya-_-V

dia ini banyak fansnya readers :p gue penasaran aja dia suka sama siapa. dia pernah bilang bintang 4 (****) gue sebutin satu satu ampe rada gue paksa nama cewek", dia bilang 'salah'/ 'bukan'. oke cekidot, siapakah cewek itu? tanyakan pada manusia peleh tersebut. dia gak pernah mau ngaku! dia curang, masa dia tau siapa orang yang gue suka tp dia gamau ngasih tau. curang kan readers? curang harusnya di denda :p wahahaha

awalnya gue deket sama dia itu gara gara UAS 1. dia duduk di seberang kanan gue. eh gue banyak nanya sama dia hehehehe ^^V tapi kata dia pertama itu gara gara praktek PLH. yang pasti pas praktek PLH dia ngatain gue sesuatu-,-

bocah satu ini banyak maunya. pengen jadi JackTheRipper, berprofesi kayak sherlock holmes, dll dah banyak. udah gitu gatau kenapa dia itu seneng sama tokoh yang sadis sadis. emang sadis sih dia, soalnya waktu sd dia pernah.... sampe dimarahin ortunya wkwkwk :p

pengalaman peleh sama dia banyak-,- tapi yang paling peleh waktu maksa nyopot sepatunya bareng sama acil. wkwkwk mau ngerjain orang tapi gamau di kerjain :p payah daaaaah :p
nah ini dia orang yang tadi gue bilang peleh banget. dia nonton film horor pake kacamata item wkwkwk :p #dilemparinkunai

nah ini dia penampakannya, entah kenapa dia seneng banget deket alif. dimana ada risto pasti ada alif #plak ~>


FOURTH is ME! :D 'S' it's mean Shinta Amalia Ramadhan XD

yang pasti, kita ber empat itu camet. sering UNOing bareng :D
sebenernya kalo mau jujur, gue gamau pisah kelas sama ni anak tiga. tapi... gak mungkin ya :")
yaudah lah semoga gak pada lupa sama gue ya!!! :'D LOVE YOU 3!!! ♥(〃^∇^)ノ
makasih buat semuaaaaanya :'D HUG dulu ah! (つ^ω^)つ S.A.R.S ♥☺