Halo bloggers! Kali ini aku mau mempublish posting horor berdasarkan pengalamanku sendiri. Ini bukan pertama kalinya aku mendapatkan pengalaman mengerikan dalam hidupku. Tapi biasanya aku sebisa mungkin tidak memperdulikan mereka. Namun pada dasarnya agak sedikit penasaran, aku selalu mencari tau darimana hal-hal aneh tersebut datang.
Ini pengalaman terbaruku di sekolah. Kejadiannya belum sih belum lama. Baru kemarin siang, alias Jumat siang. Waktu menunjukkan pukul 12:30 menit. Sekolah memang sudah bubaran sejak jam 11 tadi, namun karena aku akan mengikuti les Fisika yang akan di mulai pukul 13:00, aku masih berada di sekolah bersama beberapa teman-temanku.
Saat itu aku sedang duduk di bangkuku di barisan kedua dari belakang (dapet bangku di situ-_-). AKu duduk bertiga bersama dua kawanku, Sarah dan Fani. Tiba-tiba aku teringat bahwa aku belum menyelesaikan tugas agama Islam yang di haruskan membuat pertanyaan sebanyak 60 soal. Aku berniat meminjam buku Sarah yang ternyata di pinjam oleh Annisa teman sekelasku. Aku bergegas ke kelas XI Ipa 3 (les Fisika di XI Ipa 1) yang sedang di pakai
liqo untuk menanyakan Annisa keberadaan bukunya Sarah. Namun betapa terkejutnya aku, ternyata bukunya sudah ia kumpulkan. Dan bodohnya aku belum sama sekali mengerjakannya. Karena kecewa, kesal, kalut, aku pergi dan menahan tangisku dengan menutup mulutku yang biasanya mengucapkan banyak omongan
gak penting. Sarah dan Fani bingung melihat keadaanku, terutama raut mukaku yang benar-benar menandakan 'JANGAN DI GANGGU'. Akhirnya masih dalam kondisi kalut dan menahan tangis, aku duduk dan memperhatikan guru Fisikaku yang ternyata sudah mencatat soal nomor 2. Aku, Sarah, Fani, menulis dengan seksama. Sekelas sepi sekali. Oh ya, perlu di ingat bahwa barisan paling belakang kosong semua. Jadi, bangku di belakangku yang kebetulan hanya satu dan tepat di belakangku, tentu saja kosong. Awalnya aku merasakan gejolak tidak wajar di perutku. Ah, mudahnya, sebut saja sakit perut. Aku berniat membuka kaitan rok ku agar meredakan sakit perutku. Itu adalah kebiasaan yang selalu aku lakukan tiap sakit perut. Namun karena aku merasa ada
HAWA manusia di belakangku, aku mengurungkan niatku. Aku lanjutkan menulis. Tak lama kemudian, aku mendengar suara pensil isi sedang di tekan isinya, sekiranya bunyinya seperti 'ctek'. Karena aku penasaran dan kebetulan masih sakit perut, aku ingin melihat, 'siapa sih yang duduk di belakangku ini?' Oya perlu di ingat, aku masih sebel, jadinya aku belum ngomong sama sekali. Aku tegesin lagi apa yang aku denger. Ternyata sampai jam 13:45 suara itu masih terdengar sedikit jelas tepat di belakangku. Kebetulan guruku memberikan kesempatan mencatat, aku menoleh ke belakang dan mencari sumber suara tersebut. Aku pikir itu suara atap yang bocor, karena kebetulan siang itu hujan sangat deras. Tetapi pencarianku berujung nihil, aku tidak menemukan apapun. Akhirnya karena aku penasaran, aku mengeluarkan juga suaraku yang terpendam selama 1 jam. "Eh kalian ada yang denger sesuatu suara gak sih dari belakang kita?" Serempak mereka menjawab 'iya' dengan serius. Dan kami bertigapun jadi tegang di bawa suasana. Setelah kita banyak membicarakannya, ternyata suara itu tiba-tiba menghilang.
Akhirnya aku menyimpulkan sesuatu, bahwa kelas XI Ipa 1 ini memang ada 'sesuatu' di bagian belakangnya. Karena dulu kelas ini adalah kelasku ketika kelas X. Kebetulan waktu aku duduk di belakang dan belakangku kosong, di tengah guru Matematika menerangkan dan suasana kelas sepi, aku dan Lia, teman sebangkuku mendengar ada orang bercengkrama di belakang kami. Padahal jelas sekali belakang kami kosong tak berpenghuni.
Ya, ini ceritaku tentang kelas XI Ipa 1 atau X5 (tahun 2010/2011). Kalau kalian punya cerita/ pengalaman, aku dengan senang hati mendengarkannya :D
Untung ceritanya nggak begitu horor, walaupun horor, sih. :'D
BalasHapus