ini sebuah ungkapan yang pernah aku pakai ketika aku merasa seorang sahabatku 'hilang'. Mungkin kalau dia baca ini, dia bakalan tau siapa yang pernah ngirimin kata-kata itu ke dia, gue. Tapi alhamdulillah gak lama lagi, dia yang 'hilang' balik lagi O:)
"dulu kamu tidak seperti sekarang, kamu bagaikan kupu kupu di sini. ketika kamu masih menjadi ulat, kamu berada di pohon yang tidak terlalu besar itu. ia tidak keberatan rambutnya(daun) kau nikmati. ia menjadi tempatmu berlinding dari burung-burung yang ingin memakanmu, teriknya matahari sampai derasnya hujan. Gak kerasa sekarang kamu berubah menjadi kupu kupu, kamu bisa bergerak sebebasmu. mengepakkan sayapmu membentangi langit biru itu. Tapi entah mengapa kamu sudah tak terlihat mengunjungi sang pohon walau sekali saja. Tak sadarkah kamu bahwa ada setitik perasaan rindu yang mendambakan kamu mengunjunginya? Sekarang kamu gak mikirin sebuah pohon yang sudah ada, kamu mendekati pohon mawar.
tanpa kau sadari, pohon itu akan melindungi kamu dan selalu ada buat kamu. tapi sering kali kamu tidak mengurus pohon itu. kamu selalu bermain dengan pohon mawar yang sering kali menusuk jemari mu.
kamu selalu bermain main dengan sang mawar, tapi si pohon tak pernah bersua. ketika kamu tersakiti oleh si PANAH, kamu datang ke pada pohon. tetapi pohon itu tetap selalu menerima kamu
ketika sedang bermain dengan sang mawar, datang semut berbondong-bondong karena mereka merasa kamu mengganggu mawar dan mereka, kamu mulai menjauh, kamu datang lagi ke pohon, lagi-lagi pohon menerimanya.
kamu bertemu dengan lebah, kamu bermain bersama dan meninggalkan pohon lagi (siklus berulang-ulang), pohon hanya mampu melihatmu, berharap kamu masih punya waktu untuk pohon. sadar sesuatu dari kalimat itu? jika tidak tahu, bertanyalah. ini sebuah pesan. suatu hari nanti ini akan berguna, percayalah."
sejujurnya, setelah membaca ungkapanku sekarang, itu adalah sebuah ungkapan yang agak aneh. pantas saja sahabatku itu benar-benar bertanya kepada beberapa orang maksud kalimat itu. hihihi^^"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar