Bukan cuma anda yang berusaha untuk mendapatkan terbaik milikNya. Bukan cuma anda yang berlomba-lomba mendapatkan perhatian lebih dariNya. Banyak orang yang usahanya lebih melampaui anda. Tidakkah anda berpikir bahwa bukan anda satu-satunya hal yang berkilau di dunia ini? Pada kenyataannya, yang berkilau itu belum tentu indah. Tapi yang memiliki pancaran sinar itu pasti indah. Jadi, jangan terlalu percaya diri bahwa kamu akan adalah 1st champion. Karena kamu bahkan tidak bisa membaca situasi sekitar dan memikirkan egomu sendiri.
Tentu saja semuanya sama-sama memiliki hak. Tapi hak itu pun terstruktur. Jadi tidak boleh seenak jidat dan harus cerdas menggunakan hak itu. Karena belum tentu hak di veto dapat jatuh pada nasib kita. Kalau ibarat Indonesian Idol itu, ada hak mendaftar, lolos 12 besar, juara pertama dan kedua. Terakhir, hak di veto. Mengapa saya sebut terakhir? Karena hak di veto itu terbatas untuk hal-hal tertentu saja. Jadi maksudnya adalah, hak itu terstruktur dan memiliki batas ambang. Jangan seenak jidat menggunakannya karena belum tentu kita akan mendapat hak istimewa.
Jadi bagaimana cara mendapatkan hak istimewa itu? Kita harus tau batasan dan krateria menjadi seorang yang di beri kepercayaan untuk diberi hak veto. Mmang dapat hak istimewa bukan berarti akan menjadi juara pertama atau kedua. Tapi itu menandakan sang pemberi, tau hak itu pantas untuk siapa yang menerimanya.
Dan jangan pernah menjadi kucing kampung yang suka mengambil ikan milik orang lain. Kalau memang bukan hak kita, jangan pernah memaksanya menjadi hak kita. karena sesungguhnya keterpaksaan tidaklah pernah datang dari hati. Pada dasarnya usaha dan meminta-minta itu beda tipis. Perbedaannya adalah usaha kita akan di sertai dengan tetes demi tetes keringat yang di keluar dari pori-pori bersama unsur kerja keras yang telah kita lakukan.
Sedangkan peminta-minta adalah orang yang suka mengais-ngais pada orang lain agar di kasihani di sertai tetes demi tetes air mata yang entah benar atau hanya tipu daya.
Semoga saya, kawan-kawan dekat saya, dan kalian yang membaca ini, tidak termasuk pada golongan peminta-minta. Amin...
Jangan pula menjadi kucing ras. Karena kucing ras selalu menggantungkan hidupnya pada majikannya. Mereka juga cenderung malas dan tidak memiliki kemampuan berburu. Namun, bagaimana harga kucing ras bisa sangat mahal? Itu dikarenakan kualitas pada diri mereka dan kedisiplinan mereka yang melebihi rata-rata kucing biasa.
Maksud saya disini, janganlah kita termasuk pada golongan orang yang menggantungkan hidup kita pada orang lain. Buatlah rencana hidup kita sendiri. Jangan kita menjadi bagian dalam rencana hidup orang lain. Kecuali, kita membangun rencana itu dengan orang lain bersama-sama. Itu akan menjadi berbeda lagi ceritanya.
Kemudian, sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna dibandingkan yang lain, kita harus memiliki kemampuan. Janganlah kita menjadi seperti benalu yang hanya merugikan karena kemalasannya. Tapi terkadang, hal ini dapat kita lihat pada kehidupan nyata kita. Contohnya anak-anak orang berada yang orang tuanya dititipkan rezeki lebih oleh Allah SWT namun menyalah gunakan rezeki itu, dan orang-orang berpangkat yang duduk di kursi besar mereka dengan jas dan dasi yang bagus-bagus. Beberapa dari mereka cenderung mengandalkan orang lain untuk kelangsungan hidupnya. Mereka juga lebih memikirkan diri sendiri dan melupakan kewajiban mereka. Seperti yang saya bilang sebelumnya, hak itu terstruktur dan memiliki ambang batas. Dan kewajiban adalah sesuatu yang seharusnya tidak kita tinggalkan. Semoga saya, kawan-kawan dekat saya dan kalian yang membaca ini, akan menjadi orang sukses dan bahagia kelak tanpa melupakan kaidah-kaidah yang ada. Amin ya Allah, ya Rabb-ku...
| Long Big Road |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar