Rabu, 01 Februari 2012

Geest

Geest adalah bahasa Dutch yang berarti semangat. Menurut kalian, apakah arti semangat itu? Perlukah semangat menyertai langkah dan harimu?

Bagiku, semangat adalah perasaan hangat yang menyelimuti hati, membuat pemiliknya merasa nyaman dan merasa siap menghadapi segala hal. Semangat mampu menyulap rasa takut menjadi keberanian, menepuk pundak seseorang yang telah terjatuh dan memberitahukan bahwa cahaya mentari telah muncul. Aku, tidak akan bisa melanjutkan kehidupan yang tidak bisa di bilang sangat bahagia -atau tidak dapat di bilang buruk- tanpa adanya semangat. Walaupun semangat itu hanya setitik cahaya kecil sebuah lilin di kegelapan, tapi itu menandakan bahwa masih ada harapan. Dan aku takkan menyerah dalam hidupku karena alasan konyol.

Kawan-kawan dan para pembaca, jika kamu di haruskan memilih, mana yang kamu pilih antara sakit jiwa dan sakit hati?


Ini jawaban pribadiku. Aku tidak mau sakit jiwa, maupun sakit hati, namun apabila aku di haruskan memilih, aku lebih baik sakit hati dari pada sakit jiwa. Mengapa? Karena, bagi siapa yang sakit jiwanya, saat itulah akal sehatnya telah hilang. Saat itulah kamu menganggap semuanya sama dan tidak dapat membedakan yang mana yang baik, dan yang mana yang buruk. Karena hilangnya akal sehatku aku bisa saja di vonis berbagai macam penyakit dan terkurung dalam kurungan pikiran ku sendiri juga dan juga dunia ini. Sedangkan sakit hati, adalah sebuah perasaan yang aku ibaratkan sebuah cobaan yang mengajarkan kita untuk lebih dewasa dalam bersikap. Bagaimana kita menyikapinya? akankah kita bertabah hati, berlapang dada dan berserah diri pada Allah atas perlakuan orang tersebut, atau kita membalasnya dan membuat dunia bagaikan benang kusut hanya karena rencana bodoh dirimu atas ia yang melakukannya? Sakit hati tidak akan membuat kamu mati dan kehilangan masa depanmu. Tapi ada kemungkinan, dengan sakitnya jiwa kita, maka kamu bisa kehilangan masa depan cemerlangmu.

Percayalah pembaca, Allah mempunyai rencananya sendiri yang jauh lebih baik dari pada rencana kita. Allah tau yang terbaik buat kita. Jadi, tanamkanlah rasa percayamu dan yakinlah semua akan jauh lebih baik. Janganlah kamu mencoba memaksakan kehendak dan mencoba melawan apa yang Allah gariskan, karena dengan itu, kamu tidak akan sakit jiwa, walaupun sakit hati (perasaan) menyelimuti.

Masa depan kita masih panjang, dan masa depanku akan cemerlang. Aku tidak mau hal bodoh menggangguku menggapai masa depan cemerlangku. Aku tidak mau masalah perasaan dan kejiwaan itu merambat dan mempengaruhi pola pikirku. Dalam hidup ini, jadilah sebagai 'pemain', jangan kamu jadi objek mainan hidup ini. Karena aku percaya, ketika kita dapat mengontrol diri kita sendiri, di situlah sukses akan menghampiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar