Minggu, 11 Juli 2010

sang Aquarius #2

di sebuah taman , 2 orang berbaring menghadap langit malam . sunyi sekali di tempat itu. hanya terdengar suara jangkrik bersaut"an.

sagi : "aqua, wajahmu pucat. ada apa ?"

aqua : "sagi, hidupmu sempurna, memiliki banyak orang yang sayang dan peduli padamu. jarang yang membencimu. mereka selalu ada di sekeliling mu.kau punya kharisma yang kuat. ya, seorang sagittarius. aku boleh bertanya ?"


sagi : "ada apa sih aqua ?"

aqua : " bagaimana jika ternyata orang" yang kamu sayangi, kamu percaya ternyata mampu membohongimu ?"

sagi : "aku akan marah sekali. mungkin meninggalkannya."

aqua : "begitu ?"

sagi : "iya."

tercipta kembali keheningan. angin sepoi" memang mendukung untuk tidur.
setelah 10 menit saling membisu, aqua lagi-lagi memecahkan keheningan tersebut.

"sagi, sebagai seorang cowok, apa pernah kamu menangis karena sahabat yang paling kau sayang di antara yang lainnya nyatanya membuat mu sakit ?"

"tidak, kami jarang bertengkar."

"kamu tau, aquarius, air. aku layaknya air. aku tidak punya siapasiapa. aku di butuhkan tetapi jika tidak aku di buang, bahkan tak sedikit yang mengotori ku dalam arti menyakitiku kau tau ?"

"kau tau aqua ? aku juga bukan manusia sempurna, aku manusia yang butuh seseorang yang benar-benar mengerti aku, menuntunku, membantuku, di sampingku, aku bagaikan manusia berbadan kuda. berlari tak menentu arah, dan mudah rusak."

"kau bagaikan bintang yang berkerlap-kelip di atas sagi. lihat, dia dikelilingi banyak bintang lain. dan aku bagaikan bintang kecil yang sendirian di sana."

"coba kau lihat, bintang mu itu memang sendiri. tapi dia di temani bulan. dan bintang mu lah yang paling terang."

"sagi, aku tau kau berusaha menghibur ku. tapi aku tetap seorang aquarius yang lemah. tak ada yang pernah tau aku kecuali aku, Allah dan setiap kalimat yang terlontar dari diriku dan terdengar oleh mu."

"bagaimana jika aku membantumu menjadi lebih kuat ? lebih berani ? aku janji jika kau selalu bersama ku."

"jangan mengucapkan sesuatu yang nanti bisa membuat ku hancur. aku tak suka janji, kebohongan akan ada di tengahnya."

"kau terlalu rapuh kau tahu ?"

"ya sagi. memang. aku memang punya banyak orang sagi. tapi aku bagaikan tak memiliki mereka. mereka terlalu banyak berbohong, terlalu sering mengacuhkan ku. mereka tidak menganggap ku seperti aku menganggap mereka, bahkan ada yang meninggalkan ku"

"mungkin mereka bukan orang" yg pantas kamu sayang aqua. sekalipun mereka sahabatmu."

"seorang sahabat akan selalu menyayangi sahabatnya, begitu kan ? aku bahkan hanya bisa terbuka pada sahabat ku. tapi mereka ?"

tes..tes..tes.. hujan jatuh membasahi bumi. mereka pun segera meneduh.

"kau tau sagi ? aku selalu rela tertindas, menangis, demi orang orang yang ku sayang. kenapa ?"

"karena kau tulus aqua. kau terlalu tulus dan polos."

"apa aku salah ?"

"tidak aqua, kau yang terbaik."

"hmmm"

"jangan pernah jatuh aqua, banyak yang peduli padamu, dan setiap orang memiliki karakter yang berbeda. ada baiknya, juga ada buruknya.. begitu sebaliknya ."

"terimakasih sagi." terlontar senyum manis dari aqua.
"kau segalanya untukku sagi." ucapnya dalam hati.

aqua a.k.a siamra
sagi a.k.a imuri

Tidak ada komentar:

Posting Komentar